Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
De Gadjah, Calon Gubernur Bali yang Memuliakan Figur Ibu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Made Muliawan Arya, yang lebih dikenal dengan sebutan De Gadjah, calon gubernur Bali yang berpasangan dengan Putu Agus Suradnyana (PAS), menunjukkan sikap hormat yang tinggi terhadap figur ibu dalam setiap kesempatan.
Dalam kunjungannya ke berbagai daerah, De Gadjah selalu memperlihatkan penghormatan kepada ibu-ibu, terutama yang lebih tua.
Dalam setiap pertemuan, De Gadjah tak ragu untuk membungkuk dan mengecup tangan mereka sebagai tanda hormat. Selain itu, ia juga sering memeluk dengan dekapan yang erat, menciptakan kedekatan dan keakraban yang kuat dengan masyarakat.

Sikap ini menjadi salah satu ciri khas De Gadjah, mencerminkan etika dan nilai-nilai luhur yang selalu ia junjung tinggi.
“Penghormatan terhadap ibu adalah bagian dari budaya kita. Mereka adalah sosok yang memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat,” ungkap De Gadjah.
Baca juga:
Mulia-PAS Daftar ke KPU Bali Diiringi Ribuan Massa, Parade Budaya, dan Lagu De Gadjah For Bali
Dengan memperlakukan ibu-ibu dengan hormat, ia berusaha untuk tidak hanya menjalin hubungan yang baik, tetapi juga menghilangkan sekat antara dirinya dan masyarakat.
Sikap ini mendapat respons positif dari warga. Banyak yang mengapresiasi ketulusan De Gadjah dalam menghormati figur ibu, yang dinilai sebagai langkah penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2014 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1619 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun