Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
DPRD Tabanan Dorong Dibangunnya UPTD Pemadam Kebakaran
BERITABALI.COM, TABANAN.
Luasnya wilayah Tabanan yang terdiri dari 10 kecamatan terkadang membuat pelayanan urgen seperti pemadam kebakaran menjadi agak terhambat. Karena hingga saat ini, Pemkab Tabanan baru memiliki satu pos pemadam kebakaran yang terletak di Kota Tabanan.
Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani yang menangani bidang pemerintahan menegaskan sepakat dengan adanya permintaan dari Satpol PP Tabanan terkait penambahan pos pemadam kebakaran ini. Perlu dilaksanakan guna memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
"Karena kami lihat dengan keberadaan Pemadam Kebakaran, saat ada kebakaran di Pupuan atau di Baturiti itu penanganan sangat lambat. Jadi wajar itu," ujarnya beberapa waktu lalu.
Untuk itu pihaknya pun akan menjembatani hal tersebut. Seandainya tidak bisa dibuatkan UPTD maka perlu dibuatkan UPT terlebih dahulu.
"Jadi hal ini harus dilakukan kajian dulu, terutama melihat dari regulasi. Contoh, kami sudah mendorong untuk membuat TTP (Taman Teknologi Pertanian) di Sanda, namun ujung-ujungnya ditolak Provinsi Bali. Nah kami gak mau itu terjadi lagi. Jadi harus dikaji optimal oleh Bagian Ortal," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Tabanan
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun