Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Satu Pralingga Hyang Dewa Milik Rombongan Meajar-ajar asal Negara Ketinggalan di Lempuyang
beritabali/ist/Satu Pralingga Hyang Dewa Milik Rombongan Meajar-ajar asal Negara Ketinggalan di Lempuyang.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Satu buah sokasi (wadah banten-red) yang berisi Pralingga Hyang Dewa milik rombongan upacara meajar-ajar asal Negara tertinggal di depan warung kawasan Pura Telaga Mas, Lempuyang, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem pada Minggu (17/11/2024).
Informasi yang diperoleh, Pralingga Hyang Dewa tersebut ditemukan di atas meja oleh warga dan tukang ojek yang ada di sekitar lokasi. Warga kemudian mengamankan Pralingga Hyang Dewa agar tidak dirusak oleh kawanan monyet yang biasa berseliweran disana.
Kepala Wilayah Banjar Dinas Purwayu, I Gede Genti membenarkan adanya Prelinga Hyangdewa milik rombongan meajar-ajar asal Negara yang tertinggal di kawasan Pura Telaga Mas.
"Ya benar, kejadiannya kemarin sekitar pukul 13.30 WITA. Pralingga Hyang Dewa itu milik rombongan meajar-ajar dari Negara yang sebelummya datang ke Pura Lempuyang sekitar 60 mobil," kata Genti dihubungi, Senin (18/11/2024).
Menurutnya, kemungkinan warga pengiring yang ikut meajar-ajar dalam keadaan lelah sehingga lupa dan meninggalkan Pralingga Hyang Dewa di atas meja kawasan Pura Telaga Mas. Warga yang kebetulan memiliki kontak salah satu sopir dari rombongan tersebut langsung menghubungi rombongan untuk menginformasikan adanya Prelinga Hyangdewa yang tertinggal.
Setelah dipastikan, warga sempat ingin membantu mengantarkan Pralingga Hyang Dewa sampai di perbatasan Singaraja, namun saat hendak menyewa kendaraan, pihak rombongan pemedek tersebut tiba di Lempuyang untuk mengambil Prelinga Hyangdewa menggunakan sepeda motor.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun