Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Semua Korban Longsor di Jalan Ken Dedes Denpasar Sudah Dievakuasi, 5 Tewas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seluruh korban bencana tanah longsor di Jalan Ken Dedes, Ubung Kaja Denpasar, berhasil dievakusi oleh Tim SAR gabungan di lokasi kejadian, pada Senin 20 Januari 2025 sore.
Dari 8 korban yang sudah terevakuasi, 5 korban dinyatakan tewas tertimbun dan 3 korban selamat. Korban yang selamat yakni atas nama Frengki, Nado, dan Rokim. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Surya Husada, Ubung, Denpasar Utara.
Sedangkan korban meninggal yang ditemukan tertimbun tanah yakni atas nama Didik, Dwi, Wit, Kresno, Sarif. Keseluruhan korban meninggal dunia dibawa ke RS. Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
Petugas ambulans yang terlibat melaksanakan evakuasi diantaranya dari PMI Kota Denpasar, BPBD Provinsi Bali, Biddokkes Polda Bali.
Menurut Kepala Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya, untuk evakuasi yang terakhir dua orang mengalami kendala. Sebab, lokasi korban terakhir tertimbun jauh, seperti ada lubang yang menghalangi.
"Kendala yang kita hadapi si korban lokasi jauh dari rumahnya. Artinya, di lokasi korban ada seperti lobang, tidak seperti korban korban sebelumnya yang kita temukan ini," beber Sidakarya di lokasi evakuasi.
Meski demikian, kata Sidakarya, pihak SAR berhasil mengevakuasi para korban sekitar pukul 16.45 WITA dengan menggunakan alat eskavator.
"Karena mungkin timbunan terlalu tinggi dan longsor terlalu tinggi juga, si korban yang terakhir ini jauh dari yang kita harapkan tentunya, kami gunakan eskavator," ungkapnya.
Ditegaskanya, evakuasi para korban tanah longsor di Jalan Kendedes sangat menyita waktu yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA, hingga sore hari. Kerja keras Tim SAR terbayar lunas setelah menemukan 8 warga yang tertimbun tanah longsor.
"Jadi, dari pencarian yang kita lakukan dari pagi jam 8 hingga sekarang ini sore ini semuanya sudah ditemukan. Ada 5 yang meninggal dan 3 selamat," imbuhnya.
Indikasi adanya korban lain di lokasi kejadian, Nyoman Sidakarya memastikan sudah tidak ada lagi. Hal ini berdasarkan keterangan 3 korban yang masih hidup yang mengatakan bahwa saat itu ada beberapa temanya yang menginap di kos tersebut, jumlahnya 8 orang.
"Jumlahnya ada 8 orang dan sudah terevakuasi semuanya," ujarnya.
Diterangkanya, di lokasi kejadian terdapat 2 kamar kos yang hancur terkena reruntuhan tanah longsor. Di dua kamar tersebut semua korban tewas terkumpul disana. Dari penyelamatan yang dilakukan, seluruh korban ditemukan dalam kondisi tubuh masih utuh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang