Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Pria Ber-KTP Bodong Ditemukan Tewas di Kos Mengwi, Polisi Kesulitan Cari Keluarga
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang pria bernama Widi Wicaksono ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Keraban Langit, Desa Sading, Mengwi, Badung, pada Minggu (16/2/2025) sore.
Hingga kini, polisi kesulitan menemukan keluarganya karena pria berusia 43 tahun itu tidak memiliki identitas yang valid.
Bahkan, KTP yang dimiliki Widi sudah dicek ke Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, namun hasilnya bodong. Jika pihak keluarga tidak ditemukan dalam tiga hari ke depan, polisi akan memakamkan jenazahnya.
Baca juga:
ABK Ditemukan Tewas di Kos Serangan Denpasar
Widi Wicaksono diketahui bekerja sebagai sopir perusahaan penjual gas. Dari keterangan tetangga kosnya, sebelum meninggal, ia sempat mengeluh sakit dan tidak bisa bekerja. Seorang tetangga yang berniat memeriksa kondisinya sepulang dari Singaraja, terkejut saat menemukan Widi sudah tidak bernyawa di atas kasur hanya tertutup kain selimut.
"Saksi tetangga mendapati Widi sudah meninggal di dalam kamar kos dalam keadaan tanpa busana," ungkap Kapolsek Mengwi, Kompol Ketut Adnyana TJ, Selasa (18/2/2025).
Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi bersama tenaga medis. Setelah dilakukan pemeriksaan, Widi dinyatakan meninggal karena sakit, diperkuat dengan ditemukannya obat-obatan di kamar kosnya.
Petugas kemudian melakukan identifikasi dan menemukan informasi bahwa Widi Wicaksono kelahiran Jakarta 1981, tinggal di Lingkungan 1 Ranotana, Kecamatan Sario, Manado, Sulawesi Utara. Namun, saat polisi berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado, KTP yang dimilikinya dinyatakan palsu.
Baca juga:
Pria Ditemukan Tewas di Kos Kuta
"Antara wajah dengan foto di KTP memang cocok, tapi datanya tidak terdaftar," jelas Kompol Adnyana.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mencari keluarga korban. Jika dalam tiga hari tidak ada pihak yang mengklaim, maka jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk proses pemakaman jika tidak ada keluarga yang mengakui. Makamnya akan diberi tanda sehingga jika ada keluarga yang mencarinya di kemudian hari, bisa diarahkan ke sana," tandasnya.
Polisi berharap melalui publikasi di media, ada keluarga atau kerabat yang mengenali korban dan segera menghubungi pihak berwenang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5438 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3451 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2295 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1094 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan