Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Permainan Tradisional Bali, Solusi Lawan Dampak Negatif Gadget
BERITABALI.COM, BADUNG.
Permainan tradisional Bali bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana penting untuk menanamkan nilai sportivitas, gotong royong, dan kebersamaan.
Hal ini disampaikan Kabid Sejarah Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ni Nyoman Indrawati, Jumat (14/3/2025) di Puspem Badung, Sempidi, Badung.
Menurutnya, anak-anak masa kini terlalu banyak terpaku pada gadget, sehingga kurang bergerak dan kurang bersosialisasi.
"Jika ingin melestarikan permainan tradisional, jangan hanya memberi anak gadget. Mereka butuh permainan yang melatih fisik dan berpikir kreatif agar tidak hanya pasif menonton layar," tegasnya.
Dirinya menambahkan, melalui permainan tradisional, anak-anak tidak hanya bergerak lebih aktif tetapi juga mengembangkan keterampilan mental dan sosial.
"Harapannya, generasi muda bisa lebih kreatif dan tidak kehilangan warisan budaya yang penuh manfaat ini," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4527 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun