Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Kepemimpinan Bupati Gianyar Dinilai Positif, Tapi Masalah Sampah dan Lahan Jadi Catatan
beritabali/ist/Kepemimpinan Bupati Gianyar Dinilai Positif, Tapi Masalah Sampah dan Lahan Jadi Catatan.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Asisten Administrasi Umum Sekda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, mengikuti ujian terbuka program doktor di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, dengan topik yang menarik perhatian masyarakat Gianyar.
Dalam kesempatan tersebut, Pasek Lanang Sadia mempresentasikan disertasi berjudul "Kepemimpinan Konstruktif Bupati Gianyar Periode 2018–2023 dalam Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Kabupaten Gianyar (Kajian Kepemimpinan Hindu)."
Melalui penelitian itu, Pasek Lanang Sadia menegaskan bahwa gaya kepemimpinan Bupati Gianyar selama periode tersebut selaras dengan ajaran Asta Brata dalam Agama Hindu.
“Bupati Gianyar mengimplementasikan prinsip-prinsip seperti Yama Brata, Indra Brata, Surya Brata, dan lainnya dalam praktik kepemimpinan sehari-hari,” ungkapnya usai ujian.
Ia menjelaskan, kepemimpinan konstruktif yang dijalankan Bupati Gianyar memberikan dampak positif di berbagai sektor strategis, seperti bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, pelestarian adat, seni, budaya, hingga stabilitas politik. Semua itu turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan tata kelola pemerintahan daerah.
Meski demikian, dalam disertasinya Pasek Lanang Sadia juga mencatat adanya sejumlah tantangan yang masih harus dihadapi oleh pemerintah daerah.
“Meski menghadapi tantangan, kepemimpinan konstruktif ini tetap relevan untuk membangun pemerintahan yang berlandaskan prinsip good governance,” jelasnya.
Beberapa isu yang menjadi catatan penting dalam penelitian itu antara lain penanganan sampah yang belum optimal, alih fungsi lahan pertanian, dan persoalan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan wisata Ubud.
Kesimpulan dari disertasi tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan konstruktif Bupati Gianyar bukan hanya sukses membawa perubahan positif, tetapi juga menjadi bukti bahwa nilai-nilai kepemimpinan Hindu dapat diadaptasi serta diterapkan secara efektif dalam pemerintahan modern.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1000 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli