Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Warga Temesi Desak Kepastian TPA Sarbagita Tak Pindah ke Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, terus mempertanyakan sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terkait rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarbagita dari Suwung ke Temesi. Warga berharap rencana tersebut benar-benar dibatalkan.
Gubernur Bali, Wayan Koster, sebelumnya sempat bertemu dengan tokoh masyarakat Desa Temesi. Dalam pertemuan tersebut, warga sempat semringah karena aspirasi penolakan TPA Suwung ke Temesi diterima oleh Gubernur Bali.
Perbekel Temesi, Ketut Branayoga menyatakan dalam pertemuan itu, Gubernur Koster menyebut sudah ada dua lahan alternatif yang disiapkan Denpasar dan Badung.
“Denpasar katanya sudah menyiapkan lahan dekat Boshe. Begitu pula dengan Badung sudah memiliki lahan,” ungkap Branayoga, Jumat (6/6/2025).
Namun, setelah pertemuan itu, muncul pernyataan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov Bali, Made Rentin, yang menyebut rencana pembangunan TPA berbasis Waste to Energy (WtE) akan tetap berjalan dengan anggaran dari pusat. Pernyataan tersebut kembali memicu reaksi dari masyarakat Temesi.
“Kami harap, ada ketegasan dan keputusan. Agar benar-benar, TPA Temesi batal dijadikan TPA Sarbagita. Harus kita pegang ketegasan ini,” harapnya.
Tokoh masyarakat Temesi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Gianyar, Made Suteja, turut mengakui dirinya ikut hadir dalam pertemuan dengan Gubernur Bali.
“Dalam pertemuan itu memang kami tangkap bahwa Denpasar dan Badung sudah siapkan lahan. Pandangan pak gubernur, sebaiknya disana,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat Desa Temesi tetap konsisten menolak penambahan sampah dari luar kabupaten Gianyar.
“Kami di Temesi, menunggu konsistensi. Lebih cepat, lebih baik. Itu membuat kami nyaman,” pintanya.
Hal senada disampaikan oleh Bendesa Adat Temesi, Gusti Made Mastra dan Ketua Yayasan Pemilahan TPA Temesi, Ketut Trikaya Wijaya Manik.
“Kalau memang ada lahan di Denpasar dan Badung, kami syukuri. Apalagi dari kajian, dari sisi transportasi truk. Kalau dari Suwung ke Temesi, jauh dan merusak jalur Pariwisata,” ujarnya.
Ia berharap, keputusan segera dibuat. “Kami harap tidak ada inkonsistensi,” tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2570 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan