Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Komplotan Pengedar Sabu Banyuwangi-Singaraja Ditangkap
BERITABALI.COM, BULELENG.
Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng menangkap empat pelaku pengedar sabu-sabu jaringan Banyuwangi-Singaraja. Dari tangan ke empat pelaku itu, polisi menyita 37 paket sabu dengan berat total mencapai 85,56 gram brutto.
Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Putu Edy Sukaryawan pada Rabu (9/7) mengatakan, empat tersangka itu masing-masing berinisial HR, CR, SN dan FR. Dimana tersangka HR bertugas sebagai kurir, yang membawa puluhan paket sabu tersebut dari Banyuwangi menuju ke Singaraja, melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Barang haram itu diangkut menggunakan mobil pikap, yang berisi janur. Sementara tiga pelaku lainnya, bertugas mengedarkan sabu melalui sebuah gudang rongsokan, wilayah Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng.
"Salah satu pelaku bekerja di gudang rongsokan itu. Ia kemudian menggunakan gudang itu sebagai tempat penjualan sabu. Jadi pembeli datang ke gudang itu. Sementara pemilik gudang tidak tau kalau karyawannya itu menjalankan bisnis sabu di gudangnya," ungkap AKP Edy.
AKP Edy menambahkan, keempat pelaku itu menjalani bisnis narkoba ini sejak tiga bulan terakhir. Pembelinya sebagian besar merupakan warga Buleleng.
Akibat perbuatannya, mereka terancam dijerat dengan pasal tentang narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 10 Miliar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5277 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2230 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan