Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Koster: Sampah Dibuat Sendiri, Selesaikan Sendiri, Kabupaten Kota Wajib Tangani Penumpukan
beritabali/ist/Koster: Sampah Dibuat Sendiri, Selesaikan Sendiri, Kabupaten Kota Wajib Tangani Penumpukan.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung ditutup untuk sampah organik, meski berdampak pada penumpukan sampah di lingkungan warga.
Ia menekankan, solusi utama persoalan sampah ada di rumah tangga.
"TPA Suwung ditutup memang akan dibiarkan menggunung terus," ujar Koster, saat acara Apel Pengukuhan Satgas Patroli Imigrasi di Pelabuhan Benoa, Senin (5/8/2025).
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan harus dihentikan. Masyarakat diminta mulai memilah sampah organik dan anorganik dari rumah.
"Tidak, bisa sampah organik ini harus dihentikan dan harus diolah sendiri. Solusinya olah sampah di rumah tangga, pilah sampah organik dan anorganik," tegasnya.
Koster juga menyebutkan, sampah residu yang tidak bisa diolah di rumah harus diproses di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Kabupaten/kota yang belum memiliki TPS3R diminta segera membangun tanpa menunggu lagi.
"Yang tidak dapat diolah organik, residu itu diolah di TPS3R, nggak ada cara lain. Kabupaten kota yang tidak memiliki TPS3R tentu harus membuat, nggak bisa dibicarakan," katanya.
Ia mengingatkan pemerintah kabupaten/kota bertanggung jawab penuh mengatasi penumpukan sampah di wilayah masing-masing.
"Sampah menumpuk yang terjadi, tentu diselesaikan Kabupaten Kota masing-masing dalam mengatasinya," ujarnya.
Gubernur Koster menegaskan bahwa Bali tidak boleh lagi membangun TPA baru. Ia mengajak masyarakat menyelesaikan sampah mulai dari sumbernya.
Baca juga:
TPA Suwung Hanya Terima Sampah Anorganik, DKLH Bali Bantah Isu Dibuka untuk Sampah Organik
"TPA di Suwung tersebutkan menggunung terus memang harus dibiarin. Tidak boleh lagi ada TPA baru, semua sampah hari diolah berbasis sumber, selesaikan sendiri," tandasnya.
Koster menegaskan pentingnya kesadaran individu dalam pengelolaan sampah. "Sampah dibikin sendiri dan diselesaikan sendiri. Jangan sampah dibikin sendiri akan tetapi orang lain disuruh mengurus. Misal kamu punya sampah sendiri malah orang lain disuruh mengurus apakah mau. Saya punya sampah kamu saya suruh mengurus apakah mau. Harus selesai di tempatmu sendiri," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8328 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3602 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2434 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar