Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
KPAD Bali Desak Polisi Selidiki Kasus Bayi Meninggal di RSUD Sanjiwani
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus meninggalnya bayi berusia tiga bulan di RSUD Sanjiwani Gianyar mendapat sorotan serius dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bali.
Komisioner KPAD Bali asal Desa Mas, Ubud, Made Ariasa, menyampaikan tiga poin pernyataan resmi terkait peristiwa ini. Meski orang tua korban telah mengikhlaskan, Ariasa menilai kejadian ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.
"Pertama, menyedihkan ada anak menjadi korban karena potensi kekerasan kelalaian pelayanan," ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Ia menegaskan perlunya langkah hukum untuk mengungkap kebenaran di balik kematian bayi tersebut. "Kedua, perlu dilakukan proses penyelidikan oleh pihak kepolisian daerah terkait agar ada kepastian hukum dan hak keadilan. Jangan sampai viral tanpa ada kejelasan sehingga menjadi bola liar yang kurang sehat untuk Perlindungan Anak maupun Pelayanan Kesehatan ke depannya," harapnya.
Sebagai penutup, Ariasa menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. "Ketiga, pihak KPAD menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya si kecil yang tak berdosa, semoga mendapatkan tempat selayaknya. Semoga kedua orang tuanya ditabahkan dan dikuatkan untuk mencari keadilan dan hak anak," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1284 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 995 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 823 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 746 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik