Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Trauma Mendalam, Turis Kanada Korban Pemerkosaan di Nusa Penida Belum Bisa Pulang
bbn/dok beritabali/Trauma Mendalam, Turis Kanada Korban Pemerkosaan di Nusa Penida Belum Bisa Pulang.
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Liburan seorang perempuan muda asal Kanada di Nusa Penida, Bali, berubah menjadi mimpi buruk.
Meski insiden pemerkosaan yang dialami turis berinisial CEC terjadi dua minggu lalu, hingga kini korban belum mampu meninggalkan Indonesia.
Rasa takut dan trauma mendalam masih membekas, membuatnya belum siap kembali ke negaranya. Menurut informasi dari pihak kepolisian, kondisi psikologis korban belum stabil.
Pendampingan dari tenaga profesional pun terus diberikan guna membantu proses pemulihan. “Dia masih belum pulih dari syok. Pendampingan dari psikolog sangat diperlukan, dan saat ini masih berlangsung,” ujar AKP Reno Chandra Wibowo, Kasatreskrim Polres Klungkung, pada Senin (22/9/2025).
Sementara itu, proses hukum terhadap pelaku yang disebut berinisial BKW, pria 22 tahun asal Papua Barat, telah berlanjut ke tahap pelimpahan ke Kejaksaan. Ia kini ditahan di Rutan Klungkung, menunggu proses persidangan atas perbuatan yang dilakukannya.
Pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dan Pasal 6 huruf (a) dalam UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 926 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 771 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 584 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 548 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik