Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Kredit UMKM di Bali Tumbuh 3,17 Persen, OJK Sebut Lebih Tinggi dari Nasional
bbn/dok beritabali/ist/Kredit UMKM di Bali Tumbuh 3,17 Persen, OJK Sebut Lebih Tinggi dari Nasional.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mencatat pertumbuhan positif penyaluran kredit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pulau Dewata.
Hingga Juli 2025, porsi kredit UMKM di Bali mencapai 51,19 persen dari total kredit dengan pertumbuhan sebesar 3,17 persen year on year (yoy).
Baca juga:
Pemkab Badung-Bank BPD Bali Resmi Naikkan Plafon Kredit UMKM Sidi Kumbara Jadi Rp100 Juta
Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, menyebutkan bahwa kinerja intermediasi perbankan di Bali masih menunjukkan tren positif. Penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
"Penyaluran kredit maupun penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan dari periode sebelumnya. Penyaluran kredit mencapai Rp116,26 triliun atau tumbuh 6,50 persen yoy," jelasnya, Selasa (7/10/2025) di Denpasar.
Puji Rahayu menegaskan bahwa pertumbuhan kredit UMKM di Bali lebih tinggi dibandingkan tingkat nasional, baik dari sisi porsi maupun laju pertumbuhan.
"Penyaluran kredit UMKM di Provinsi Bali lebih tinggi dibandingkan tingkat nasional, baik dari porsi kredit maupun pertumbuhan," ujarnya.
Berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan kredit di Bali juga ditopang oleh peningkatan kredit investasi sebesar Rp4,51 triliun atau tumbuh 13,61 persen yoy.
"Tingginya pertumbuhan kredit investasi ini menggambarkan masih tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap prospek kondisi perekonomian di Provinsi Bali," tambahnya.
Secara sektoral, penyaluran kredit masih didominasi oleh Sektor Bukan Lapangan Usaha sebesar 33,71 persen dan Sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 28,03 persen.
"Pertumbuhan kredit disumbangkan oleh peningkatan nominal penyaluran di Sektor Penerima Kredit Bukan Lapangan Usaha sebesar Rp2,09 triliun dan Sektor Penyediaan Akomodasi serta Makan Minum sebesar Rp1,62 triliun," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1275 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 989 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 819 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 743 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik