Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jasad Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Taman Pancing, Diduga Baru Dilahirkan

Rabu, 5 November 2025, 08:20 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Jasad Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Taman Pancing, Diduga Baru Dilahirkan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Suasana tenang di kawasan Sungai Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan, mendadak gempar pada Selasa (4/11/2025) sore setelah seorang buruh proyek menemukan sesosok jenazah bayi mengapung di aliran sungai sekitar pukul 16.00 WITA.

Menurut keterangan AKP I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, kejadian bermula ketika saksi bernama J (43) sedang berjalan di bantaran sungai dan melihat benda mencurigakan mengapung. 

Saat mendekat, ia mengetahui bahwa benda tersebut adalah tubuh bayi yang sudah tidak bernyawa. J kemudian memanggil rekannya, AS (50), untuk membantu mengangkat jasad bayi tersebut ke daratan.

“Kami langsung angkat ke pinggir sungai dan tutupi pakai daun pisang,” ujar J saat memberikan keterangan.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tengkurap, masih memiliki tali pusar, dan tanpa alas kain. Pemeriksaan awal Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Denpasar menunjukkan bahwa bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan anggota tubuh yang sudah sempurna.

"Namun, terdapat luka di kepala bagian kiri atas yang diduga akibat benturan saat hanyut", jelas AKP Sukadi, Selasa (4/11/2025).

Sekitar pukul 17.45 WITA, tim identifikasi melakukan olah TKP dan memastikan bayi tersebut diduga baru dilahirkan. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah menggunakan ambulans PMI Kota Denpasar untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Hingga kini, Polsek Denpasar Selatan bersama Unit Reskrim Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Polisi menduga bayi tersebut terbawa arus sungai setelah dibuang.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait dapat segera melapor,” tutup AKP Sukadi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami