Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Pengempon Pura Dalem Batu Maguwung Tegaskan Jimbaran Hijau Selalu Beri Akses dan Dukungan
beritabali/ist/Pengempon Pura Dalem Batu Maguwung Tegaskan Jimbaran Hijau Selalu Beri Akses dan Dukungan.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ketua Pengempon Pura Dalem Batu Maguwung, Jimbaran, I Nyoman Saputra Yasa, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan penutupan akses menuju pura oleh pihak PT Jimbaran Hijau.
Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
Menurut Saputra Yasa, hingga saat ini akses menuju Pura Dalem Batu Maguwung tetap dibuka oleh PT Jimbaran Hijau selaku pemilik lahan. Bahkan, perusahaan disebut secara konsisten memberi dukungan terhadap setiap kegiatan keagamaan yang berlangsung di pura.
“Saya ingin meluruskan pemberitaan di media sosial yang mengatakan bahwa akses ke Pura Dalem Batu Maguwung ditutup. Faktanya, pihak PT Jimbaran Hijau tetap memberikan akses jalan dan pelayanan yang baik kepada umat. Setiap kali ada upacara piodalan, mereka bahkan turut memberikan kontribusi dan bantuan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perhatian perusahaan tidak hanya diberikan kepada Pura Dalem Batu Maguwung, tetapi juga pura-pura lain di kawasan Jimbaran. Semua pura yang melewati lahan perusahaan tetap diberikan akses penuh untuk umat Hindu.
“Termasuk juga Pura Merejeng yang lokasinya melewati lahan milik perusahaan dan dikelola oleh Manajemen Raffles. Pihak pengelola tetap memberikan akses jalan kepada umat. Bahkan saat piodalan, umat dari parkiran diantar menggunakan kendaraan buggy yang disediakan oleh manajemen,” jelasnya.
Saputra Yasa menyayangkan munculnya informasi tidak akurat yang menyebut adanya pelarangan dari pihak investor terhadap akses masuk pura. Menurutnya, kabar tersebut berasal dari pihak yang tidak mengetahui kondisi lapangan dan dapat memicu keresahan di masyarakat.
“Pemberitaan di media sosial yang mengatakan investor melarang akses ke pura tidak benar sama sekali. Kami harapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang tidak berdasar dan sebaiknya memastikan informasi terlebih dahulu kepada pihak terkait,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap PT Jimbaran Hijau atas kontribusi yang diberikan dalam menjaga keberlangsungan kegiatan adat dan keagamaan. Hubungan pengempon pura dan pihak perusahaan dinilai berjalan harmonis.
“Hubungan kami dengan pihak perusahaan selama ini harmonis. Mereka tidak hanya memberikan akses, tetapi juga turut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pura,” ujarnya.
Melalui klarifikasi ini, Saputra Yasa berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar agar keharmonisan dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus terjaga demi menjaga nilai budaya dan spiritual di Jimbaran.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1983 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1042 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun