Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Polemik Imbauan Penjor PLN, Dewan Gerindra Dorong Penataan Semua Utilitas di Denpasar
beritabali/ist/Polemik Imbauan Penjor PLN, Dewan Gerindra Dorong Penataan Semua Utilitas di Denpasar.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polemik terkait imbauan PLN mengenai jarak pemasangan penjor pada Hari Raya Galungan dinilai dapat menjadi momentum positif untuk pembenahan tata utilitas di Kota Denpasar.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, yang menilai situasi ini bisa dimanfaatkan untuk menata seluruh sarana utilitas secara lebih rapi dan terintegrasi.
Menurutnya, penataan menyeluruh sangat diperlukan agar berbagai jaringan utilitas seperti kabel PLN, kabel fiber optic, CCTV Dinas Perhubungan, pipa PDAM, pipa LPG, hingga saluran drainase dapat dikelola dalam satu sistem yang komprehensif.
“Menyikapi polemik himbauan PLN terhadap pengaturan jarak pemasangan penjor oleh masyarakat Bali pada hari raya Galungan ini dapat diambil hikmah positifnya,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Tommy menjelaskan, dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT IPT) yang saat ini sedang dibahas antara pemerintah dan DPRD Kota Denpasar, masih terdapat ruang untuk penyempurnaan. Ranperda tersebut, dalam naskah akademisnya, baru mengatur penataan kabel fiber optic. Karena itu, ia menilai sangat penting memasukkan pula aspek pengaturan kabel PLN demi harmonisasi tata ruang dan estetika kota.
“Dalam naskah akademisnya hanya mengatur tentang penataan kabel Fiber Optic sangat perlu juga ditambahkan tentang pengaturan utilitas Kabel PLN nya sehingga dapat memberikan keselarasan dan keterpaduan SJUT dengan kaedah tata ruang dan estetika wilayah perkotaan demi mewujudkan pemandangan kota yang bersih, tertib, indah dan lestari,” jelasnya.
Sebagai anggota Pansus IV DPRD Kota Denpasar, Tommy menyebut pihaknya mendorong agar semua jaringan utilitas diformulasikan dalam satu sistem terintegrasi sesuai RTRW dan RDTR Kota Denpasar. Ia mencontohkan penataan utilitas yang saat ini sedang dikerjakan Dinas PUPR Denpasar di kawasan Sanur pada tahap pertama (klaster 1).
Proyek tersebut mencakup Jalan Danau Tamblingan, Danau Buyan, hingga Danau Toba menuju pertigaan Banjar Semawang sepanjang 10,5 km yang dimulai 30 September 2025 dan ditargetkan tuntas 22 Desember 2025.
Untuk tahap kedua (klaster 2), penataan akan dilanjutkan pada sembilan ruas jalan utama di Denpasar, yakni Jalan Nangka Selatan, Jalan Patimura, Jalan Veteran, Jalan Surapati, Jalan Hasanudin, Jalan Sutoyo, Jalan Gajah Mada, Jalan Udayana, dan Jalan Sudirman.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8535 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5891 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3693 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2527 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar