Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Karangasem Krisis Guru, Mahasiswa KKN Diminta Bantu Mengajar

Rabu, 26 November 2025, 14:44 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Karangasem Krisis Guru, Mahasiswa KKN Diminta Bantu Mengajar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Kabupaten Karangasem terus menghadapi persoalan serius terkait kekurangan tenaga pendidik di hampir seluruh jenjang pendidikan. 

Setiap tahun, ratusan guru memasuki masa pensiun, sementara pemerintah daerah tak lagi memiliki kewenangan mengangkat guru baru karena proses rekrutmen sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Kepala Disdikpora Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana, menyampaikan bahwa kebutuhan guru sudah mencapai angka ribuan. Berdasarkan data terbaru, Karangasem memiliki 399 guru PAUD, 2.675 guru SD, dan 1.019 guru SMP, sehingga total guru aktif berjumlah 4.093 orang. Meski demikian, jumlah tersebut dinilai masih jauh dari cukup.

"Setiap tahun ada ratusan guru yang purna tugas. Dampaknya, hampir semua sekolah kekurangan guru, terutama di jenjang SD dan SMP," jelasnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Disdikpora menerapkan strategi pemerataan guru antar sekolah. Guru dari sekolah dengan jumlah siswa sedikit namun memiliki tenaga pendidik lebih akan dipindahkan ke sekolah yang kekurangan.

"Kami lakukan distribusi lebih merata. Jadi tidak ada sekolah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit gurunya," tegas Budiadnyana.

Ia juga berharap pemerintah pusat segera membuka formasi CPNS atau PPPK baru untuk tenaga pendidik, mengingat kebutuhan guru kini semakin mendesak.

"Kita berharap ada pengangkatan CPNS untuk menekan kekurangan guru ini. Kebutuhan sudah sangat mendesak," katanya.

Sebagai upaya tambahan, Disdikpora Karangasem tengah menggodok gagasan agar mahasiswa PKL atau KKN yang bertugas di Karangasem dapat ikut membantu proses belajar mengajar, terutama di sekolah terpencil yang paling terdampak kekurangan guru.

"Ini masih gagasan awal. Kami akan komunikasikan dengan pimpinan. Bila disetujui, mahasiswa bisa membantu proses pembelajaran, terutama di sekolah terpencil," ungkapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami