Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Karangasem Krisis Guru, Mahasiswa KKN Diminta Bantu Mengajar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kabupaten Karangasem terus menghadapi persoalan serius terkait kekurangan tenaga pendidik di hampir seluruh jenjang pendidikan.
Setiap tahun, ratusan guru memasuki masa pensiun, sementara pemerintah daerah tak lagi memiliki kewenangan mengangkat guru baru karena proses rekrutmen sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.
Kepala Disdikpora Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana, menyampaikan bahwa kebutuhan guru sudah mencapai angka ribuan. Berdasarkan data terbaru, Karangasem memiliki 399 guru PAUD, 2.675 guru SD, dan 1.019 guru SMP, sehingga total guru aktif berjumlah 4.093 orang. Meski demikian, jumlah tersebut dinilai masih jauh dari cukup.
"Setiap tahun ada ratusan guru yang purna tugas. Dampaknya, hampir semua sekolah kekurangan guru, terutama di jenjang SD dan SMP," jelasnya.
Sebagai solusi jangka pendek, Disdikpora menerapkan strategi pemerataan guru antar sekolah. Guru dari sekolah dengan jumlah siswa sedikit namun memiliki tenaga pendidik lebih akan dipindahkan ke sekolah yang kekurangan.
"Kami lakukan distribusi lebih merata. Jadi tidak ada sekolah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit gurunya," tegas Budiadnyana.
Ia juga berharap pemerintah pusat segera membuka formasi CPNS atau PPPK baru untuk tenaga pendidik, mengingat kebutuhan guru kini semakin mendesak.
"Kita berharap ada pengangkatan CPNS untuk menekan kekurangan guru ini. Kebutuhan sudah sangat mendesak," katanya.
Baca juga:
Tingkat Kelulusan PPG Undiksha Capai 98 Persen, Cetak Guru Profesional dari Sabang hingga Merauke
Sebagai upaya tambahan, Disdikpora Karangasem tengah menggodok gagasan agar mahasiswa PKL atau KKN yang bertugas di Karangasem dapat ikut membantu proses belajar mengajar, terutama di sekolah terpencil yang paling terdampak kekurangan guru.
"Ini masih gagasan awal. Kami akan komunikasikan dengan pimpinan. Bila disetujui, mahasiswa bisa membantu proses pembelajaran, terutama di sekolah terpencil," ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6001 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4682 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2660 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2238 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan