Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BI Dorong Pasar Rakyat Bali Go Digital untuk Percepat Ekonomi Berkelanjutan

Rabu, 3 Desember 2025, 19:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/BI Dorong Pasar Rakyat Bali Go Digital untuk Percepat Ekonomi Berkelanjutan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Bank Indonesia kembali menginisiasi inovasi baru untuk mempercepat pembentukan ekosistem digital di Provinsi Bali melalui Program Pasar Rakyat Bali Go Digital.

Program ini mengajak Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dan perbankan untuk berkompetisi mendorong digitalisasi di pasar-pasar tradisional Bali. Sejak mulai diinisiasi pada Oktober 2025, program ini mencapai puncaknya pada 1 Desember, ditandai dengan presentasi final peserta PJP terpilih di hadapan dewan juri dari Bank Indonesia, OJK, Kemenko Perekonomian, dan ASPI.

Fokus digitalisasi diarahkan pada pasar yang tergabung dalam Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (SiGapura), mengingat perannya yang strategis sebagai indikator harga komoditas harian sekaligus komponen inflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa Pasar Rakyat Bali Go Digital merupakan sinergi antara edukasi, akselerasi QRIS, dan peningkatan pembiayaan demi memperkuat daya saing pasar tradisional. Digitalisasi dianggap mampu menjembatani tradisi dan teknologi dalam satu ekosistem modern.

Erwin juga memberi apresiasi terhadap kolaborasi PJP dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran.

”Pertumbuhan ekonomi Bali yang mencapai 5,88% pada triwulan III-2025 tentu tidak lepas dari peran digitalisasi yang semakin masif termasuk peran QRIS di dalamnya,” ujar Erwin.

Hingga Oktober 2025, tercatat volume transaksi QRIS di Bali telah mencapai 134 juta transaksi, dengan nominal total Rp19 triliun. Adapun jumlah merchant mencapai 1 juta dengan pengguna sebanyak 1,1 juta orang—mencerminkan transformasi digital yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Dalam sesi presentasi final, lima PJP terpilih yaitu Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, dan Bank BPD Bali memaparkan inovasi digital mereka. Beragam program edukasi pedagang dan pembentukan ekosistem digital dilakukan melalui digitalisasi pembayaran parkir, retribusi pasar, transaksi jual beli, hingga kolaborasi dengan desa adat, influencer, shopping race, serta pemberian insentif dan kuis edukatif.

Tak hanya mendorong digitalisasi, PJP juga diminta untuk menyalurkan kredit kepada sektor UMKM pasar. Diharapkan pembiayaan ini mampu meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, dan daya saing UMKM di tengah transformasi digital.

Apresiasi terhadap PJP diberikan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Bali 2025, meliputi kategori literasi, akses keuangan, hingga digitalisasi transaksi pembayaran.

Kolaborasi antara Bank Indonesia, OJK, pemerintah, dan PJP melalui Program Pasar Rakyat Bali Go Digital diharapkan mempercepat adopsi teknologi digital, memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan literasi, serta memperkuat daya saing pelaku usaha di Bali. Transformasi digital pasar rakyat juga menjadi langkah strategis menuju ekonomi Bali yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami