Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kemenpar Soroti Lonjakan Wisman dan Tren Belanja Jelang Nataru

Jumat, 12 Desember 2025, 23:25 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/rls/ilustrasi/Kemenpar Soroti Lonjakan Wisman dan Tren Belanja Jelang Nataru.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, menilai Bali menjadi pusat pergerakan wisatawan terbesar di Indonesia, sekaligus motor penggerak belanja wisata nasional. 

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Great Sale Bali Nusra, Kamis (12/12/2025), yang diikuti 16 pusat perbelanjaan di Bali.

Martini mengungkapkan bahwa hingga September 2025, Indonesia mencatat kedatangan 8,75 juta wisatawan mancanegara, dan setengahnya menuju Bali. “Guess what? Setengahnya itu dari Bali, eh ke Bali setengahnya atau tepatnya 5,8 hampir 5,9 juta wisatawan mancanegara itu ke Bali,” ujarnya.

Ia mengatakan pengeluaran wisatawan menjadi fokus utama. Survei mencatat wisatawan mancanegara rata-rata membelanjakan USD 1.400 per kedatangan, tidak termasuk tiket pesawat. “Kita ingin tentu meningkat ini kalau bisa $2.500 misalnya itu premium,” kata Martini.

Untuk wisatawan Nusantara, pengeluaran rata-rata mencapai Rp2,5 juta per perjalanan, dengan pergerakan yang hampir menembus 998 juta perjalanan sepanjang tahun ini.

Menurut Martini, penyelenggaraan great sale sangat tepat karena memasuki masa Natal dan Tahun Baru. Ia menyebut aktivitas di bandara mulai meningkat sejak awal Desember.

“Walaupun ini belum libur ini tanggal 12 para wisatawan sudah mulai masuk dari mancanegara maupun dari Nusantara,” ungkapnya.

Marthini berharap promo belanja di Bali tidak hanya menarik wisatawan domestik, namun juga wisatawan mancanegara.

Dia membeberkan data dari Priceless Institute Mastercard yang menempatkan wisata belanja sebagai pendorong utama aktivitas wisata di Bali. “Terdapat peningkatan transaksi 166% untuk kategori shopping di Bali dan tercatat di Icon Bali Mall,” ujarnya.

Ia menjelaskan perilaku wisatawan berdasarkan negara asal seperti India: sangat konsumtif, cenderung memborong produk karena harga di Bali lebih kompetitif. Timur Tengah: menyukai brand premium. Wisman Eropa dan Amerika tidak terlalu mencari brand internasional, tetapi fokus pada produk lokal berkualitas dan unik.

Karena itu ia menegaskan arahan Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Provinsi Bali agar 40% produk di mall merupakan produk lokal, dan harus dipajang di area strategis.

“Jangan ditaruh di belakang ya, harus di depan gitu sehingga kita semua bangga,” tegasnya.

Marthini menyebut pusat perbelanjaan kini telah menjadi bagian dari atraksi wisata. Pertunjukan budaya dinilai menjadi pembeda mall di Bali dengan negara lain. “Itu lokalitasnya harus dijaga,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh pusat perbelanjaan untuk menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan, termasuk pengelolaan energi, air, dan sampah.

Selain itu, Martini meminta mall bersiap menghadapi anomali cuaca pertengahan Desember. “Kita tidak mau liburan kita terganggu. Kalau kita siap pasti mengovercome hal tersebut,” ujarnya.

Ia juga menyarankan agar Great Sale menjadi momentum penggalangan dana bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera.

Menutup pidatonya, Marthini memperkenalkan pembaruan website Wonderful Indonesia yang telah dilengkapi teknologi AI untuk membantu wisatawan menemukan informasi destinasi, aktivitas, hingga promo.

“Contoh ada namanya Maya, Meticulous AI of Indonesia. Jadi silakan nanti dicoba ya berapa bagus. Wonderful Indonesia satu-satunya tourism board yang memakai AI di dalam website-nya saat ini,” ujarnya.

Martini berharap inovasi digital, kekuatan belanja wisata, serta dukungan pusat perbelanjaan dapat semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami