Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Melepas Matahari 2025, Denpasar Rayakan Bhineka Nusantara Tanpa Kembang Api

Kamis, 1 Januari 2026, 14:32 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Melepas Matahari 2025, Denpasar Rayakan Bhineka Nusantara Tanpa Kembang Api.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Kota Denpasar menggelar Gelaran Budaya bertajuk Melepas Matahari 2025 di kawasan Catur Muka, Denpasar, Rabu (31/12) petang. Mengusung tema Bhineka Nusantara, acara tahunan ini diawali doa bersama lintas agama, dilanjutkan pementasan inaugurasi ratusan penari di bawah koordinasi Sanggar Sakti Manca.

Gelaran budaya ini ditutup dengan seremonial pelepasan burung merpati sebagai simbol harmoni dan kedamaian. Tema Bhineka Nusantara dihadirkan sebagai refleksi keberagaman etnis, bahasa, agama, dan ekspresi seni yang hidup berdampingan di Kota Denpasar sebagai kota kreatif berwawasan budaya.

Hadir langsung dalam acara tersebut Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Pj Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta jajaran Forkopimda Kota Denpasar.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara Kota Denpasar Ny. Purnawati Ngurah Gede, Pj Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Suwandewi Eddy Mulya, serta tamu undangan lainnya.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan bahwa pelaksanaan Melepas Matahari tahun ini dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Acara melepas matahari pada tahun ini memang dikemas sederhana tanpa adanya pesta kembang api. Meskipun digelar sederhana, namun harapannya acara ini juga bisa menjadi ruang ekspresi kesenian dan dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Denpasar," kata Jaya Negara.

Pada kesempatan tersebut, Jaya Negara juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Denpasar, unsur TNI/Polri, Forkopimda, DPRD Kota Denpasar, serta seluruh pemangku kepentingan atas dukungan terhadap pembangunan di Kota Denpasar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan sampah dan antisipasi banjir akan menjadi prioritas Pemerintah Kota Denpasar pada tahun 2026 mendatang.

"Harapannya di tahun 2026 ini Kota Denpasar bisa menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara didampingi Kepala Bidang Kesenian Wayan Narta menjelaskan bahwa Gelaran Budaya Melepas Matahari dipusatkan di kawasan Catur Muka dan dilanjutkan dengan berbagai pementasan budaya di sisi selatan Lapangan Puputan Badung.

Sekitar 2.000 penari di bawah koordinasi Sanggar Tari Caksu Praba Cita turut memeriahkan acara tersebut. Secara filosofis, garapan inaugurasi memposisikan seni pertunjukan sebagai medium lintas budaya dengan setiap unsur gerak, ritme, bunyi, dan visual merepresentasikan identitas Nusantara.

"Keberagaman tidak ditampilkan sebagai kesan yang terpisah, melainkan sebagai nilai yang saling menguatkan, “Tat Twam Asi” bahwa perbedaan adalah cermin kesatuan. Karya ini menjadi motivasi kesadaran makna sekaligus pesan, bahwa harmoni lahir dari pengakuan atas perbedaan sebagai sumber daya kultural, bukan sebagai batas identitas," paparnya.

Raka Purwantara juga menyebutkan, pementasan berlanjut di panggung sisi selatan Lapangan Puputan Badung pada pukul 20.00 WITA, menampilkan Gong Kebyar Wanita dan Gong Kebyar Anak-Anak calon duta PKB 2026, dolanan tradisional oleh Gong Kebyar Anak-Anak duta PKB 2025, serta kolaborasi kesenian etnis.

"Gelaran budaya ini juga turut melibatkan kesenian etnis, di antaranya Saman (Aceh), Jaranan Jawa, kesenian Borneo, Tionghoa, serta kesenian Bali seperti Jejangeran, yang dipadukan dalam konsep Vasudaiva Kutumbakam," ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami