Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
KIR SMPN 1 Denpasar Borong Medali di IPIITEX Thailand
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 21 siswa-siswi SMP Negeri 1 Denpasar berhasil mengharumkan nama Kota Denpasar dan Bali di ajang bergengsi International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPIITEX) yang merupakan rangkaian Thailand Inventor Day 2026.
Dalam kompetisi internasional yang digelar di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC) pada 4–9 Januari 2026 tersebut, dua tim inovator Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMP Negeri 1 Denpasar sukses meraih Medali Emas (Gold Medal), sementara dua tim lainnya meraih Medali Perunggu (Bronze Medal). Prestasi semakin lengkap setelah satu tim kategori Robotics, Astro Valley, meraih penghargaan tambahan berupa Special Award dari World International Intellectual Property Association (WIIPA) yang berbasis di Taiwan.
Ajang ini diikuti ratusan inovator muda dari berbagai negara, termasuk 114 tim perwakilan Indonesia. Dari jumlah tersebut, SMP Negeri 1 Denpasar menjadi satu-satunya sekolah jenjang SMP yang tampil di level internasional. Bahkan, sekolah ini menyumbang dua dari tiga medali emas yang diraih 17 tim Duta Provinsi Bali.
Secara keseluruhan, Tim KIR SMP Negeri 1 Denpasar berhasil membawa pulang 2 Gold Medals, 2 Bronze Medals, dan 1 Special Award melalui empat inovasi unggulan di bidang penelitian, inovasi, dan teknologi.

“Tahun ini kami memberangkatkan 4 tim KIR, dari yang sebelum-sebelumnya biasanya 1 sampai dengan 2 tim saja,” ujar Kepala SMP Negeri 1 Denpasar, Dra. Ni Wayan Raiyani, M.Pd didampingi Pembina KIR, I Komang Sutrisna, S.Pd, kepada awak media, Senin (12/1) pagi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para siswa, orang tua, dan Komite SMP Negeri 1 Denpasar atas kerja sama yang solid dalam mendukung keikutsertaan tim di ajang internasional tersebut.
“Kerja sama yang solid dan kompak sehingga pembiayaan keikutsertaan dalam lomba ditanggung bersama secara gotong royong,” ujar Kasek Raiyani.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak, di antaranya anggota DPD RI Perwakilan Bali Dr. IB Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini, serta Pemerintah Kota Denpasar melalui Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M.
Lebih lanjut, Raiyani berharap capaian tersebut dapat memotivasi siswa-siswa di Kota Denpasar untuk menekuni dunia inovasi dan riset sejak dini.
Baca juga:
Harits Setyawan, Dosen Indonesia yang Ukir Banyak Prestasi di Lingkup Nasional dan Internasional
“Apalagi Indonesia sangat kaya akan ragam khazanah bahan herbal yang bisa diolah untuk menjadi berbagai macam inovasi,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Robotics Astro Valley membagikan pengalaman mereka selama persiapan lomba. “Kita berhari-hari mempersiapkan project-nya, termasuk melatih dan melakukan simulasi menjawab pertanyaan yang mungkin ditanyakan para juri,” ujar Putu Arya Agastya Putra Weda didampingi Made Winanta Daneswara.
Bahkan selama berada di Thailand, proses bimbingan teknis tetap dilakukan secara daring dari Bali. “Persiapan juga meliputi latihan tanya jawab dalam Bahasa Inggris di bawah bimbingan guru pembina,” tambah Putu Bhadrika Adyas Nata dan Putu Gede Ananta Wijaya.
Seluruh perjuangan tersebut terbayar dengan raihan dua medali emas, dua perunggu, serta satu penghargaan khusus, sekaligus menjadi pengalaman berharga karena para siswa berkesempatan mempresentasikan inovasi mereka di hadapan juri internasional dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1335 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1025 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 862 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 769 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik