Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Denpasar Kekurangan 317 Guru

Selasa, 13 Januari 2026, 09:48 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Denpasar Kekurangan 317 Guru.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kota Denpasar hingga awal tahun 2026 masih mengalami kekurangan ratusan tenaga pendidik, khususnya pada jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran proses belajar mengajar di sejumlah sekolah.

Kekurangan guru tersebut dipicu oleh banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun, sementara pengadaan guru baru belum mampu menutup kebutuhan yang ada. Akibatnya, kekosongan tenaga pendidik terjadi hampir di seluruh jenjang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gde Wiratama, mengungkapkan kekurangan guru terjadi secara merata mulai dari TK, sekolah dasar (SD), hingga SMP.

"Dari TK, SD, sampai SMP masih banyak kekurangan guru di Denpasar untuk tahun ini,” ujar Wiratama, Senin (12/01).

Ia menyebutkan, total kekurangan guru di Kota Denpasar saat ini mencapai 317 orang. Kondisi tersebut memaksa sejumlah sekolah mengambil langkah mandiri dengan mengangkat guru tidak tetap guna menjaga keberlangsungan proses pembelajaran.

Untuk sementara, sekolah-sekolah mengangkat guru secara mandiri dengan pembiayaan yang masih disuport dari uang komite sekolah.

"Pembiayaannya masih disuport dari uang komite sekolah. Mudah-mudahan ke depan kita segera mendapatkan tambahan guru,” jelasnya.

Wiratama menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar sebenarnya telah berupaya memenuhi kebutuhan tenaga pendidik melalui seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun anggaran 2024. Namun, setiap tahun jumlah guru yang memasuki masa pensiun terus bertambah sehingga kekurangan guru belum dapat teratasi secara menyeluruh.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami