Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Latar Belakang Keluarga ODGJ dengan Bayi di Pantai Sangsit Tak Jelas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menitipkan seorang perempuan dengan gangguan jiwa (ODGJ) beserta bayi yang dilahirkannya di Pantai Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng, ke sebuah rumah aman.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi, sekaligus menjamin pemenuhan kebutuhan dasar pascamelahirkan.
Kepala Dinas Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra, mengatakan perempuan bernama Neny Pungwam, warga Kampung Asarbei, Desa Asarbei, Kecamatan Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, bersama bayi perempuannya kini dititipkan di rumah aman milik Yayasan Anak Domba yang berlokasi di Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
“Bayinya kami titip di rumah aman bersama ibunya karena sangat penting agar tetap bisa memberikan ASI kepada bayinya,” jelasnya saat dikonfirmasi Jumat (16/1).
Untuk kebutuhan bayi seperti popok dan perlengkapan lainnya, Dinas Sosial Buleleng telah berkoordinasi dengan pihak yayasan guna memastikan seluruh kebutuhan dasar terpenuhi.
“Kebutuhan bayi kami siapkan bersama yayasan,” tambahnya.
Mengingat Neny bukan warga Buleleng, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Bali terkait kemungkinan pemulangan ibu dan bayi tersebut ke daerah asalnya di Papua Barat.
“Sudah kami komunikasikan dengan Dinas Sosial Provinsi, nanti dari provinsi akan berkoordinasi dengan daerah asalnya,” katanya.
Terkait latar belakang keluarga, Kariaman menyebutkan keterangan yang disampaikan Neny masih simpang siur. Hingga kini, keberadaan keluarga perempuan tersebut juga belum diketahui secara pasti, sehingga menyulitkan proses penelusuran lebih lanjut.
“Pengakuannya, dia (Neny) datang ke Bali bersama ibunya, saat umurnya masih tiga bulan. Apakah dia juga ditelantarkan oleh ibunya, atau seperti apa sulit untuk dipercaya karena kondisinya yang mengalami gangguan kejiwaan," ucap Kariaman.
Dari hasil pendampingan awal, diketahui Neny melahirkan bayinya seorang diri di sekitar pantai. Ia diketahui tinggal di sebuah gubuk sederhana di kawasan pantai sebelum akhirnya melahirkan tanpa bantuan siapa pun.
“Dia melahirkan sendiri di pantai. Kalau ditanya siapa ayah bayi atau pelakunya, jawabannya juga tidak jelas, jadi cukup sulit untuk didalami,” pungkas Kariaman.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1067 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 413 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 361 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 327 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 266 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar