Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Tergiur Lowongan ABK di FB, Remaja Bogor Ditemukan di Pelabuhan Benoa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Remaja bernama Mochammad Iklasul Amal Ehran (19) nekat kabur dari rumahnya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah tergiur tawaran bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Bali.
Remaja tersebut sebelumnya dilaporkan hilang oleh Polres Bogor pada Senin 26 Januari 2026. Setelah dilakukan penelusuran lintas wilayah, Mochammad Iklasul Amal Ehran akhirnya ditemukan berada di atas Kapal Motor (KM) milik PT Bandar Nelayan yang tengah berlabuh di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, pada Kamis 29 Januari 2026.
"Dia mengaku tergiur iklan lowongan pekerjaan sebagai Anak Buah Kapal (ABK) melalui media sosial Facebook dan mengobrol oleh seorang yang mengaku sebagai perekrut ABK kapal," ucap Kapolsek Benoa AKP Muhammad Said Husen, Jumat 30 Januari 2026.
AKP Muhammad Said Husen menjelaskan, pihaknya menerima laporan orang hilang dari Polres Bogor terkait seorang remaja asal Kabupaten Bogor. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pelabuhan Benoa langsung melakukan pengecekan di kawasan pelabuhan dengan berkoordinasi bersama pihak Syahbandar.
Hasil koordinasi memastikan nama Mochammad Iklasul Amal Ehran tidak tercatat sebagai ABK resmi. Meski demikian, petugas terus melakukan penelusuran hingga akhirnya berhasil menemukan remaja tersebut berada di atas kapal yang sedang bersandar.
"Kami menemukan remaja itu berada atas kapal milik PT Bandar Nelayan yang sedang berlabuh di pelabuhan," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Badung itu.
Dalam pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ditemukan indikasi keterlibatan korban dengan sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Remaja tersebut mengaku berangkat ke Bali secara mandiri setelah melihat iklan lowongan kerja di Facebook dan berkomunikasi dengan seseorang yang mengaku sebagai perekrut ABK.
Setelah ditemukan, Polsek Pelabuhan Benoa langsung berkoordinasi dengan Polres Bogor dan menghubungi pihak keluarga. Keluarga korban diketahui datang ke Bali pada Jumat 30 Januari 2026 untuk menjemput yang bersangkutan.
AKP Muhammad Said Husen menegaskan peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya para orang tua dan anak-anak, agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan di media sosial tanpa kejelasan legalitas.
“Jadi, modus perekrutan ilegal melalui media sosial masih marak. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada agar tidak menjadi korban, apalagi sampai mengarah pada TPPO,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 425 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 367 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 355 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang