Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Debut Single Cecimpedan, Alenka Putri Ajak Anak-anak Tidak Terus Terpaku Gawai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dunia musik anak di Bali kembali diramaikan dengan kehadiran talenta muda berbakat. Alenka Putri resmi memperkenalkan single perdananya berjudul Cecimpedan.
Video musik “Cecimpedan” telah ditayangkan perdana melalui kanal YouTube Alenka Putri dan juga tersedia di platform musik digital Spotify, mulai Kamis, 12 Februari 2026.
Baca juga:
Konser 'Bach & Beyond', Pertunjukan Harpsichord Perdana di Bali Dukung Pendidikan Musik Anak
Kehadiran karya ini menjadi momentum penting bagi Alenka Putri setelah sebelumnya dikenal sebagai bagian dari grup vokal 5UARA. Kini, siswi kelas 5 sekolah dasar itu mulai menunjukkan identitas musikalnya sendiri dengan mengusung tema budaya lokal Bali.
Lagu “Cecimpedan” mengangkat tema permainan tradisional Bali yang dahulu akrab dalam kehidupan masyarakat. Cecimpedan dikenal sebagai permainan teka-teki lisan atau tebak-tebakan yang dimainkan secara turun-temurun, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Permainan tersebut pernah menjadi bagian dari aktivitas keseharian masyarakat Bali sebelum kehadiran gawai dan teknologi modern mendominasi waktu luang anak-anak. Melalui lagu ini, Alenka Putri berupaya mengingatkan kembali tradisi tersebut agar tetap dikenal oleh generasi masa kini.
Meski usianya masih belia, Alenka Putri menunjukkan minat kuat terhadap musik yang mengandung nilai budaya daerah. Pilihan mengangkat permainan tradisional dalam single debutnya menjadi wujud komitmen terhadap pelestarian budaya Bali sejak usia dini.
Lagu “Cecimpedan” diciptakan oleh Dek Artha. Karya ini dirancang sebagai lagu anak yang memuat pesan budaya dengan pendekatan sederhana dan mudah dipahami.
Sri Hardani selaku orang tua Alenka Putri menjelaskan bahwa lagu ini dipersiapkan sebagai media edukasi sekaligus hiburan bagi anak-anak. Liriknya menggunakan bahasa Bali yang ringan sehingga mudah diikuti oleh teman-teman sebaya Alenka. “Pada bagian awal lagu, tersirat ajakan agar anak-anak tidak terus-menerus terpaku pada gawai,” katanya.
Pesan tersebut disampaikan melalui bait-bait lagu yang menggambarkan kebiasaan lama ketika anak-anak berkumpul dan bermain bersama tanpa ketergantungan pada perangkat elektronik. Lagu ini menghadirkan suasana kebersamaan yang dahulu menjadi bagian penting dari masa kecil banyak anak.
Tidak hanya mengajak bermain, lirik “Cecimpedan” juga menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya Bali agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman. Di tengah derasnya pengaruh luar dan modernisasi, identitas budaya terus diingatkan melalui lagu ini.
Alenka Putri melalui karya perdananya mengajak generasi muda untuk tetap mengenal dan mencintai budaya daerah. Permainan tradisional seperti cecimpedan diperkenalkan kembali sebagai bagian dari kekayaan lokal yang patut dilestarikan.
Sebelum merilis single solo ini, Alenka Putri telah lebih dulu aktif bersama grup vokal 5UARA. Bersama kelompok tersebut, ia terlibat dalam lagu “Timpal Rasa Nyama” yang dirilis pada akhir tahun 2025.
Single “Cecimpedan” tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran budaya melalui medium musik yang dekat dengan dunia anak-anak. Melalui lagu ini, permainan tradisional Bali yang sempat meredup di tengah arus teknologi kembali diperkenalkan dalam format yang relevan dengan generasi sekarang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1411 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik