Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Dalami Kematian WN Swiss di Vila Medewi Jembrana

Kamis, 26 Februari 2026, 18:11 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polisi Dalami Kematian WN Swiss di Vila Medewi Jembrana.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Penyelidikan atas kematian seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss yang ditemukan tak bernyawa di sebuah vila kawasan Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana terus bergulir. 

Unit Reskrim Polres Jembrana telah memeriksa sejumlah saksi yang dinilai mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap teman dekat korban, pengelola vila, hingga pihak restoran yang terakhir didatangi korban.

“Sejak awal kejadian, kami langsung meminta keterangan para saksi yang sempat berinteraksi dengan korban. Mulai dari rekannya, pemilik vila tempat dia menginap, sampai tempat makan terakhir yang dikunjungi,” ujar Kapolres saat ditemui didampingi Kasat Reskrim AKP I Gede Alit Darmana, Rabu (25/2/2026) petang.

Dari pendalaman sementara, korban diketahui sudah cukup lama berada di Jembrana dan dikenal sebagai wisatawan yang gemar berselancar.

“Informasi yang kami terima, korban ini memang rutin surfing. Dalam sehari ia bisa dua kali turun ke laut,” jelas Kapolres.

Terkait penyebab pasti kematian, Kapolres menegaskan penyidik masih mengumpulkan bukti dan menunggu proses lanjutan.

“Untuk penyebabnya belum dapat kami sampaikan karena masih kami dalami secara komprehensif,” tegasnya.

Polisi juga telah menjalin komunikasi dengan pihak Konsulat Swiss di Bali terkait prosedur penanganan jenazah dan rencana autopsi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Konsulat Swiss, termasuk menunggu keputusan keluarga korban mengenai langkah berikutnya,” ungkap Kapolres.

Disebutkan, keluarga korban saat ini tengah menyiapkan dokumen perjalanan untuk segera datang ke Bali.

“Keluarganya dalam proses pengurusan paspor. Setelah tiba, segala tindak lanjut akan menyesuaikan persetujuan mereka,” tambahnya.

Hingga kini, jenazah korban masih disemayamkan di RSU Negara sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami