Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
FAJI Buleleng Siapkan Atlet Arung Jeram Menuju Porprov 2027
BERITABALI.COM, BULELENG.
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Buleleng mulai menunjukkan keseriusannya dalam membina atlet sejak awal terbentuk. Langkah cepat ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Baru dikukuhkan pada 12 Februari 2026, FAJI Buleleng langsung menggelar latihan di Tukad Banyumala, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, pada Minggu (1/3) pagi. Latihan ini menjadi bagian dari program pembinaan awal atlet arung jeram lokal.
Ketua FAJI Buleleng, Wahyudi mengatakan, setelah menerima mandat dari FAJI Bali, pihaknya langsung bergerak cepat dengan menjalin koordinasi bersama KONI Buleleng, serta melatih para atlet jelang Porprov Bali 2027.
“Latihan ini sudah yang ketiga. Sebelumnya kami lakukan di Sungai Ayung dan Embung Sanur. Ke depan latihan akan terus berlanjut secara rutin,” jelasnya.
Dari sisi sarana, FAJI Buleleng kata Wahyudi, telah menyiapkan dua perahu arung jeram lengkap dengan alat keselamatan yang cukup untuk membentuk dua tim, baik putra maupun putri.
Disinggung terkait penjaringan atlet, pihaknya kata Wahyudi, akan menyasar mahasiswa, komunitas kebencanaan, serta calon atlet potensial lainnya. Seluruh peserta yang direkrut diprioritaskan berasal dari Buleleng.
Wahyudi juga menepis anggapan bahwa Buleleng tidak memiliki sungai yang layak untuk arung jeram. Menurutnya, Tukad Banyumala memiliki potensi besar, meski masih perlu penataan dari sisi kebersihan dan fasilitas pendukung.
“Selama ini banyak yang meragukan. Tapi sekarang kita buktikan, sungai di Buleleng juga bisa dimanfaatkan untuk arung jeram,” tegasnya.
Sementara Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna yang datang meninjau proses latihan para atlet menegaskan, sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027, Buleleng harus mempersiapkan atlet secara maksimal. Ia menilai cabang arung jeram berpeluang besar menyumbangkan medali emas.
Menurutnya, selain Tukad Banyumala, sejumlah lokasi lain seperti Tuka Saba, kawasan bendungan, hingga sungai di wilayah timur Buleleng akan dijadikan alternatif tempat latihan.
“Kami optimistis arung jeram bisa jadi salah satu olahraga andalan di Buleleng. Apalagi didukung potensi atlet dan kondisi alam yang memadai,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun