Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Libatkan Pakar Lingkungan, Pertamina Dorong Percepatan Rehabilitasi Mangrove Benoa
bbn/dok Pertamina/Libatkan Pakar Lingkungan, Pertamina Dorong Percepatan Rehabilitasi Mangrove Benoa.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ekosistem mangrove memiliki peran krusial sebagai benteng alami pesisir, mulai dari menahan abrasi, meredam gelombang tinggi, hingga menjadi habitat berbagai spesies. Selain itu, mangrove juga berfungsi menyaring polutan dan menyimpan karbon yang berkontribusi pada pengendalian dampak perubahan iklim.
Komitmen menjaga ekosistem tersebut terus dilakukan Pertamina Patra Niaga melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dalam satu dekade terakhir, perusahaan ini telah menanam 7.041 bibit mangrove yang tersebar di sejumlah titik di Provinsi Bali sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan pesisir.
Baca juga:
Pertamina Percepat Pemulihan Mangrove Benoa
Respons cepat di sektor lingkungan kembali dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui program rehabilitasi ekosistem pesisir di kawasan Benoa. Program ini dijalankan dengan menggandeng pihak-pihak berkompeten serta kelompok masyarakat setempat untuk memastikan upaya pemulihan berjalan berkelanjutan.
Melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa proses rehabilitasi dilakukan secara kolaboratif guna mempercepat pendalaman penyebab kerusakan dan penentuan strategi penyelamatan lingkungan.
"Setelah sebelumnya melaksanakan pengecekan bersama Polairud dan berkoordinasi dengan DKLH Provinsi Bali, saat ini Pertamina Patra Niaga dalam proses lebih lanjut upaya revegetasi," jelas Ahad.
Tahapan lanjutan meliputi pemetaan area terdampak, uji kualitas air laut dan sedimen mangrove, serta pengambilan sampel untuk inventarisasi mangrove yang terpapar. Langkah ini menjadi dasar penyusunan strategi rehabilitasi lingkungan pesisir secara tepat sasaran.
"Pertamina Patra Niaga mengucapkan terimakasih kepada pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, APH, dan lembaga setempat yang telah turut bekerjasama hingga saat ini dalam proses pengecekan dan rehabilitasi kawasan. Semoga dengan kolaborasi dengan pihak yang berkompeten dalam bidang lingkungan ini, dapat mempercepat pendalaman penyebab dan strategi penyelamatan lingkungan," tutup Ahad.
Editor: Redaksi
Reporter: Pertamina
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli