Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Angin Kencang Rusak Rumah Warga Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Buleleng pada Selasa (3/3) malam menyebabkan pohon tumbang dan atap rumah warga rusak. Total kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp13 juta.
Kepala BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan peristiwa pertama dialami I Nyoman Sibang, warga Dusun Bantes, Desa Bulian. Angin kencang sekitar pukul 20.00 Wita menyebabkan pohon sukun berdiameter sekitar 40 sentimeter tumbang dan menimpa atap rumah korban.
Baca juga:
Angin Kencang Rusak Dua Rumah di Buleleng
Akibat kejadian tersebut, atap rumah berukuran panjang 8 meter dan lebar 3 meter mengalami kerusakan cukup parah. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp6 juta.
Peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Tegal Sari, Desa Bondalem. Angin kencang menerbangkan atap warung milik Gusti Putu Parwata hingga menyebabkan kerugian sekitar Rp7 juta.
Suyasa menyebutkan pihaknya telah menurunkan tim untuk menangani seluruh lokasi terdampak. Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
"Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada. Kurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5841 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan