Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 26 Juni 2026
Warga Peguyangan Denpasar Tewas Terjatuh ke Sumur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur di wilayah Jalan Antasura, Gang Teratai No. 5, Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Kamis (12/3/2026).
Korban diketahui bernama I Made Wirya (65) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan proses evakuasi oleh tim penyelamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian dari petugas BPBD Kota Denpasar.
"Dalam laporan disebutkan identitas korban atas nama I Made Wirya (65)," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui sedang dalam kondisi sakit dan memiliki keterbatasan fisik karena salah satu kakinya telah diamputasi. Keluarga melaporkan kejadian tersebut setelah tidak menemukan korban di rumah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak tujuh personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 12.30 WITA.
Tim SAR dilengkapi berbagai peralatan penyelamatan seperti peralatan mountaineering, satu set SCBA, peralatan medis, serta perlengkapan SAR lainnya untuk mendukung proses evakuasi.
"Pada pukul 13.13 WITA mereka tiba di lokasi dan segera melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melaksanakan proses pencarian dan evakuasi di titik lokasi kejadian," katanya.
Proses evakuasi berlangsung cepat dan jenazah korban berhasil diangkat dari dalam sumur.
"Tadi siang jenazahnya terevakuasi sekitar pukul 13.35 Wita berkat kerja dari tim SAR gabungan dan koordinasi yang baik, selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans dari BPBD Kota Denpasar," paparnya.
Baca juga:
Kisah Bocah Jatuh ke Sumur Sedalam 32 Meter
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans milik BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi evakuasi tersebut melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak tujuh personel, Samapta Polda Bali 15 personel, Polsek Denpasar Barat tiga personel, Damkar Kota Denpasar lima personel, Camat Denpasar Utara, aparat Desa Peguyangan, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun