Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pipa Bocor, Ribuan Warga Karangasem Terdampak Krisis Air 4 Hari
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Perbaikan pipa transmisi milik UPTD Telaga Waja di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat diperkirakan memakan waktu hingga empat hari.
Kondisi ini membuat Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem kelabakan melayani permintaan air bersih melalui mobil tangki dari pelanggan yang terdampak.
Direktur Perumda Tirta Tohlangkir, I Komang Haryadi Parwata mengungkapkan, kebocoran pipa yang terjadi sejak Senin lalu tersebut berdampak terhadap ribuan distribusi air bersih di lima kecamatan.
Atas kondisi ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk percepatan penanganan. Namun sayangnya, perbaikan diperkirakan baru akan selesai empat hari mendatang, itupun jika tidak ada kendala lainnya.
“Keluhan pelanggan terus meningkat. Hari ini peralatan sudah didatangkan oleh BWS, dan pengerjaan segera dilakukan. Karena diameter pipa cukup besar, estimasi perbaikan sekitar empat hari, semoga berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Akibat gangguan tersebut, ribuan pelanggan di lima kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Bebandem, Karangasem, Manggis, Abang, dan Kubu. Untuk mengantisipasi krisis air bersih, Perumda Tirta Tohlangkir terus melakukan dropping air menggunakan mobil tangki.
“Kami berupaya maksimal memenuhi kebutuhan air pelanggan. Apalagi saat ini cuaca panas, kebutuhan air meningkat signifikan, sehingga permintaan air tangki juga melonjak,” tambahnya.
Seperti diketahui, kebocoran terjadi pada pipa transmisi di Desa Duda Timur yang diduga akibat tekanan air yang cukup tinggi. Selama proses perbaikan berlangsung, pelanggan diimbau memanfaatkan cadangan air yang ada secara bijak untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan mandi.
"Kami berharap proses perbaikan dapat segera rampung sehingga distribusi air bersih kembali normal dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan