Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 24 Juni 2026
Kecelakaan Maut di Pancasari, Dua Warga Cirebon Tewas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Singaraja-Denpasar, tepatnya di Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (23/6) pagi. Insiden yang melibatkan sebuah mobil pikap dan minibus Toyota Hiace tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Kedua korban diketahui merupakan warga asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang berada di dalam kendaraan Suzuki Pikap bernomor polisi DK 8241 YU.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.50 Wita. Saat itu, Suzuki Pikap yang dikemudikan Indrawati Setiabudi (62) keluar dari halaman rumah di sisi barat jalan dan hendak menuju arah selatan.
Namun ketika kendaraan sudah berada di tengah badan jalan, dari arah selatan menuju utara melaju minibus Toyota Hiace DK 7069 JF yang dikemudikan Redemtus Kenjam (24), warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari," ujar Iptu Yohana.
Benturan keras menyebabkan Suzuki Pikap terpental dan mengalami kerusakan parah. Pengemudi pikap, Indrawati Setiabudi, mengalami luka berat berupa memar di bagian belakang kepala, patah tangan kanan, serta mengeluarkan darah dari mulut.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sukasada II untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Korban lainnya, Hidajat Maruta (81), yang merupakan penumpang pikap, juga mengalami luka robek di bagian kepala. Berdasarkan pemeriksaan petugas medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, pengemudi Toyota Hiace, Redemtus Kenjam, serta seorang penumpang bernama Hendry (32), dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga kecelakaan dipicu karena pengemudi pikap kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas saat keluar dari halaman rumah menuju jalan utama.
"Dugaan sementara, pengemudi kendaraan pika tidak memberikan prioritas kepada kendaraan yang melaju di jalan utama sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," jelas Iptu Yohana.
Selain menimbulkan dua korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan cukup berat pada kedua kendaraan. Toyota Hiace mengalami kerusakan di bagian depan, sedangkan Suzuki Pikap ringsek pada bagian depan dan samping kanan serta kaca depan pecah.
Saat ini, Satlantas Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta melengkapi proses penanganan kasus tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun