Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Remaja Terseret Arus di Pantai Pererenan Ditemukan Meninggal
BERITABALI.COM, BADUNG.
Operasi pencarian terhadap remaja yang terseret arus di Pantai Pererenan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (13/7/2026).
Korban ditemukan mengapung di perairan sekitar 300 meter dari lokasi musibah. Selanjutnya, jenazah dievakuasi menuju Rumah Sakit Mangusada menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung.
"Korban atau target itu berhasil kita dapat dengan jarak sekitar 300 meter dari LKM, pukul 13.45," terang Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Made Widiantara.
Korban diketahui bernama Christian Jonathan Made Caesar Halawa (17), warga Jalan Tibung Anyar No. 4, Banjar Kwanji, Dalung, Kabupaten Badung.
Sebelumnya, korban dilaporkan terseret arus saat berenang bersama dua rekannya di Pantai Pererenan pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 17.40 WITA. Saat itu kondisi gelombang laut sedang tinggi.
Satu rekan korban berhasil menyelamatkan diri, sementara seorang lainnya berhasil dievakuasi oleh Tim Balawista Pantai Pererenan. Informasi kejadian kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari Polair Polsek Kuta Utara pada Minggu.
Pada hari kedua operasi, Tim SAR gabungan membagi personel menjadi tim penyisiran laut dan darat. Satu unit rubber boat diterjunkan untuk menyisir perairan, sedangkan tim darat melakukan pencarian di sepanjang garis pantai ke arah timur dan barat dari lokasi korban dilaporkan hilang.
Upaya pencarian juga didukung penggunaan drone thermal. Sekitar pukul 13.15 WITA, drone diterbangkan ke arah barat daya dari lokasi kejadian. Lima belas menit kemudian, korban berhasil terpantau mengapung di laut.
Informasi tersebut langsung diteruskan kepada tim penyelamat di laut yang kemudian bergerak menuju titik koordinat untuk melakukan evakuasi.
"Pada pukul 15.35 Wita korban dievakuasi dengan menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju ke Rumah Sakit Mangusada," ungkap Sidakarya.
Sebelumnya, Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan sekitar pukul 17.00 WITA korban bersama dua rekannya berinisial FELL (18) dan EFP (18) berenang di kawasan sebelah timur Patung Gajah Mina yang telah dipasang tanda bahaya.
Karena ombak di lokasi pertama cukup besar, sekitar pukul 17.25 WITA ketiganya berpindah ke Pantai Megada. Namun sekitar 15 menit kemudian mereka terseret arus ke tengah laut.
Dua petugas Badung Life Guard, I Made Wahyu Adi Putra (29) dan I Nyoman Sujana (44), yang sedang berjaga langsung melakukan penyelamatan menggunakan rescue board.
FELL berhasil dievakuasi ke tepi pantai dalam kondisi selamat. Sementara EFP sempat berusaha membantu korban, namun derasnya arus membuat keduanya ikut terbawa ke tengah laut.
"Karena kehabisan tenaga, EFP akhirnya menyelamatkan diri dengan berenang kembali ke bibir pantai, sedangkan korban hilang dari pandangan," bebernya.
Menurut Aiptu Ayu Inastuti, ketiga remaja tersebut berenang di kawasan yang telah dipasangi bendera merah sebagai tanda larangan berenang. Saat itu kondisi gelombang laut cukup tinggi sehingga mereka dengan cepat terseret ke perairan yang lebih dalam.
"Korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang sehingga tidak mampu bertahan saat terseret arus, berbeda dengan dua rekannya yang masih dapat mengapung hingga akhirnya berhasil diselamatkan atau menyelamatkan diri," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5752 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan