Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Guru SDN 6 Bhuana Giri Karangasem Lebih Banyak dari Siswanya

Senin, 13 Juli 2026, 21:21 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Guru SDN 6 Bhuana Giri Karangasem Lebih Banyak dari Siswanya.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Kondisi unik terjadi di SD Negeri 6 Bhuana Giri, Banjar Dinas Komala, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, pada awal tahun ajaran 2026/2027. Sekolah tersebut kini memiliki jumlah tenaga pendidik yang lebih banyak dibandingkan jumlah peserta didiknya.

Setelah kembali tidak menerima siswa baru pada tahun ajaran ini, SD Negeri 6 Bhuana Giri hanya memiliki empat siswa yang masih aktif bersekolah. Sementara itu, jumlah tenaga pendidik mencapai tujuh orang yang terdiri atas empat guru kelas, satu guru Pendidikan Agama, satu guru Pendidikan Jasmani, dan seorang kepala sekolah.

Kepala SD Negeri 6 Bhuana Giri, I Made Suartika, mengungkapkan kondisi tersebut telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut. Selama periode tersebut, sekolah tidak memperoleh peserta didik baru sehingga jumlah siswa terus menurun.

Akibatnya, hanya kelas III dan kelas VI yang masih memiliki peserta didik, masing-masing berjumlah dua orang. Sementara kelas I, II, IV, dan V tidak memiliki siswa sama sekali.

Menurut Suartika, pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat masyarakat melalui sosialisasi dan pendekatan menjelang penerimaan peserta didik baru. Namun, jumlah penduduk di wilayah sekitar sekolah relatif sedikit, hanya sekitar 50 kepala keluarga.

Selain itu, banyak warga usia produktif memilih merantau ke Kota Denpasar sehingga jumlah anak usia sekolah di lingkungan sekitar semakin berkurang. Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan beberapa sekolah dasar lain yang lokasinya berdekatan, sehingga sebagian orang tua memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah yang dianggap lebih diminati.

Meski hanya memiliki empat siswa, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal. Pihak sekolah akan menyesuaikan pembagian jam mengajar agar seluruh guru tetap dapat menjalankan tugasnya secara proporsional sesuai kebutuhan pembelajaran.

Minimnya jumlah peserta didik juga berdampak pada besaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekolah. Sebab, alokasi Dana BOS ditentukan berdasarkan jumlah siswa yang terdaftar.

"Tentu kami berharap tahun depan ada siswa baru yang mendaftar sehingga keberlangsungan sekolah ini tetap terjaga," ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami