Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dipicu LPG Bocor, Gudang di Seririt Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

Jumat, 31 Juli 2026, 15:09 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dipicu LPG Bocor, Gudang di Seririt Terbakar, Kerugian Rp200 Juta.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sebuah gudang di Jalan Sudirman Nomor 81, Kecamatan Seririt, Buleleng, ludes terbakar pada Jumat (31/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji saat sejumlah pekerja melakukan aktivitas memasak di lokasi.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, satu bangunan gudang hangus terbakar dan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran terjadi saat sejumlah pekerja sedang menyiapkan makanan dan sarana upacara di dalam gudang.

Sekitar pukul 09.00 Wita, tabung gas elpiji yang digunakan untuk memasak diduga mengalami kebocoran hingga mengeluarkan api.

"Menurut keterangan para saksi, api berasal dari tabung gas yang diduga bocor saat digunakan memasak," ujar Iptu Yohana, dikonfirmasi Jumat (31/7).

Para pekerja sempat berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bagian bangunan lainnya. Namun, kobaran api semakin membesar setelah menyambar perlengkapan banten yang berada di dalam gudang. Melihat api semakin membesar, para pekerja kemudian menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga sekitar. Salah seorang warga selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Armada tersebut terdiri dari dua unit Damkar Buleleng, dua unit Damkar Seririt, dan satu unit Damkar Celukan Bawang.

Petugas berjibaku memadamkan api selama lebih dari dua jam. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 Wita.

Kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan gudang. Meski bangunan terbakar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Setelah menerima informasi kebakaran, personel Polsek Seririt langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan awal.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran dipicu kebocoran tabung gas elpiji yang kemudian menyambar perlengkapan banten di dalam bangunan. Material tersebut membuat api cepat membesar dan melalap bangunan gudang.

Iptu Yohana mengatakan pemilik gudang tidak membuat laporan polisi dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pemilik juga telah membuat surat pernyataan terkait kejadian tersebut.

"Pemilik gudang tidak membuat laporan polisi dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Yang bersangkutan juga telah membuat surat pernyataan," pungkas Iptu Yohana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami