Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Antisipasi Kebakaran, Polres Buleleng Petakan Jalur Perbukitan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Polres Buleleng menggandeng komunitas trail untuk memetakan jalur menuju kawasan perbukitan yang rawan kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui akses tercepat bagi petugas ketika terjadi kebakaran, terutama di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan pemetaan jalur diperlukan karena sejumlah kawasan perbukitan memiliki medan yang sulit. Di sisi lain, Polres Buleleng masih memiliki keterbatasan sarana pemantauan udara seperti drone.
Karena itu, komunitas trail dilibatkan untuk membantu memetakan jalur menuju kawasan lahan kering. Pemetaan mencakup akses yang masih dapat dilalui sepeda motor, termasuk jalur yang memungkinkan petugas membawa air dan peralatan untuk melakukan pemadaman awal.
"Ke depan kita akan buatkan peta besarnya sebagai langkah untuk mengantisipasi dan mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran," ujar AKBP Ruzi, dikonfirmasi Senin (14/9).
Kerja sama dengan komunitas trail tersebut telah mulai dilakukan di wilayah Celukan Bawang. Selanjutnya, pemetaan akan dikembangkan ke wilayah Gerokgak dan Lemukih.
Peta jalur tersebut nantinya diharapkan memberikan gambaran akses menuju titik kebakaran. Dengan demikian, petugas dapat segera menentukan jalur tercepat tanpa harus mencari akses alternatif ketika kebakaran terjadi di kawasan perbukitan.
AKBP Ruzi menjelaskan, setelah menerima informasi mengenai kebakaran, petugas akan terlebih dahulu bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman awal. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas.
Apabila api masih dapat dikendalikan, petugas akan melakukan pemadaman secara langsung. Namun, jika kebakaran berkembang dan membutuhkan penanganan lebih besar, Polres Buleleng akan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mendapatkan bantuan.
"Upaya pertama, kita lakukan upaya pemadaman terlebih dahulu sambil menunggu jika berkembang, menghubungi pemadam kebakaran yang ada," katanya.
Untuk memperkuat penanganan kebakaran, Polres Buleleng juga meningkatkan koordinasi dengan sejumlah stakeholder. Di antaranya BPBD, SAR, pecalang, serta perangkat terkait lainnya.
Upaya antisipasi tersebut dilakukan di tengah masih tingginya ancaman kebakaran lahan di Buleleng. Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Buleleng, pada Sabtu (12/9) tercatat enam laporan kebakaran lahan.
Kepala Damkarmat Buleleng Gede Arya Suardana mengatakan enam titik kebakaran tersebut tersebar di lima kecamatan.
Lokasi kebakaran meliputi Desa Julah, Kecamatan Tejakula; Desa/Kecamatan Kubutambahan; Lingkungan Penataran, Kelurahan/Kecamatan Buleleng; Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar; serta Desa Ularan dan Pangkungparuk, Kecamatan Seririt.
"Dari enam lokasi ini, total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai 3 hektare 63 are," ungkap Arya Suardana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4905 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3419 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2137 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 855 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan