Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Sampah Liar Masih Jadi Tantangan di Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Penanganan sampah di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan dengan masih ditemukannya timbulan dan timbunan sampah liar di sejumlah titik wilayah Badung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Ni Made Rai Warastuthi, mengakui keberadaan sampah liar tersebut masih menjadi persoalan dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Meski demikian, Warastuthi menyebut volume sampah liar di sejumlah wilayah Badung telah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
"Masih ada saja ditaruh-taruh di pinggir jalan, hampir di setiap daerah masih ada. Sampah-sampah liar ini tentu masih membutuhkan kesadaran warga tentunya," jelasnya, belum lama ini di Legian, Kuta, Badung.
Menurut Warastuthi, pengurangan volume sampah liar menunjukkan adanya perubahan kesadaran masyarakat Badung dalam menangani sampah dari lingkungan masing-masing.
"Meskipun demikian,jika dilihat jumlahnya telah jauh sekali berkurang dari pada sebelumnya.Hal ini terjadi karena, telah tumbuhnya kesadaran masyarakat Badung," ujarnya.
Peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan juga dinilai berkaitan dengan peran perangkat wilayah.
Pengawasan dilakukan mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan. Perangkat wilayah dinilai memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Warastuthi menyebut keterlibatan berbagai elemen tersebut turut berkontribusi terhadap berkurangnya volume sampah liar di wilayah Kabupaten Badung.
"Ya tentu. Semua ini disebabkan seluruh elemen terlibat mulai, Lurah, Bendesa Adat hingga Camat semua bergerak aktif, sehingga volume sampah ikut menurun dengan pengawasan telah dilakukan," tutup Warastuthi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4463 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2231 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1013 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun