Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sampah Liar Masih Jadi Tantangan di Badung

Senin, 10 Agustus 2026, 17:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Sampah Liar Masih Jadi Tantangan di Badung.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Penanganan sampah di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan dengan masih ditemukannya timbulan dan timbunan sampah liar di sejumlah titik wilayah Badung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Ni Made Rai Warastuthi, mengakui keberadaan sampah liar tersebut masih menjadi persoalan dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.

Meski demikian, Warastuthi menyebut volume sampah liar di sejumlah wilayah Badung telah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

"Masih ada saja ditaruh-taruh di pinggir jalan, hampir di setiap daerah masih ada. Sampah-sampah liar ini tentu masih membutuhkan kesadaran warga tentunya," jelasnya, belum lama ini di Legian, Kuta, Badung.

Menurut Warastuthi, pengurangan volume sampah liar menunjukkan adanya perubahan kesadaran masyarakat Badung dalam menangani sampah dari lingkungan masing-masing.

"Meskipun demikian,jika dilihat jumlahnya telah jauh sekali berkurang dari pada sebelumnya.Hal ini terjadi karena, telah tumbuhnya kesadaran masyarakat Badung," ujarnya.

Peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan juga dinilai berkaitan dengan peran perangkat wilayah.

Pengawasan dilakukan mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan. Perangkat wilayah dinilai memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Warastuthi menyebut keterlibatan berbagai elemen tersebut turut berkontribusi terhadap berkurangnya volume sampah liar di wilayah Kabupaten Badung.

"Ya tentu. Semua ini disebabkan seluruh elemen terlibat mulai, Lurah, Bendesa Adat hingga Camat semua bergerak aktif, sehingga volume sampah ikut menurun dengan pengawasan telah dilakukan," tutup Warastuthi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami