Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Bupati Gus Par Tantang Fotografer Cari Wisata Baru Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par mengapresiasi kreativitas fotografer lokal yang berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karangasem dalam pameran foto bertajuk “Karangasem Agung”.
Pameran yang digelar Rabu (12/8/2026) tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Taman Candra Bhuana, Amlapura.
Sebanyak 26 karya fotografi dipajang dalam pameran tersebut. Karya-karya itu menampilkan beragam sisi Karangasem, mulai dari destinasi pariwisata, budaya, UMKM, aktivitas masyarakat hingga potensi daerah.
Gus Par menilai karya para fotografer menjadi bukti bahwa Karangasem memiliki sumber daya kreatif yang mampu mengangkat berbagai potensi daerah melalui karya visual.
“Photografer Karangasem kreatif. Ini artinya fotografer tak hanya ada di Denpasar, Tabanan. Kami pun di Karangasem ada fotografer,” ujar Gus Par.
Menurutnya, fotografi memiliki peran lebih luas karena dapat menjadi sarana promosi daerah. Melalui foto yang menarik, potensi wisata maupun berbagai keunggulan Karangasem dapat dikenal oleh masyarakat di luar daerah.
Gus Par Tantang KPK Temukan Destinasi Baru
Tidak ingin para fotografer hanya mengabadikan destinasi yang sudah dikenal, Gus Par memberikan tantangan kepada Komunitas Photographer Karangasem (KPK) untuk mengeksplorasi lokasi maupun potensi wisata yang belum banyak diketahui publik.
Tantangan tersebut diharapkan mendorong fotografer untuk menemukan perspektif baru sekaligus membantu pemerintah dalam mempromosikan destinasi potensial di Karangasem.
“Untuk ke depan saya berharap supaya perlihatkan suasana baru, potensi pariwisata yang baru. Saya memberi tantangan ke KPK untuk mengabadikan potensi baru,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Karangasem bahkan menyiapkan penghargaan bagi fotografer yang berhasil menemukan dan mengabadikan potensi wisata baru.
“Kita akan beri reward besar. Tantangannya mencari wisata yang baru. Nanti kita akan nilai,” tegasnya.
Ketua KPK, Edy Gautama, menyambut tantangan tersebut. Ia menyatakan komunitas fotografer Karangasem siap bergerak melakukan eksplorasi dalam waktu sekitar empat hari untuk mencari destinasi baru yang dapat diabadikan melalui karya fotografi.
“Total ada 26 foto yang dipamerkan. Nanti KPK akan bergerak untuk mencari foto destinasi baru di Karangasem untuk menjawab tantangan Bapak Bupati,” ujar Edy.
PWI Dorong Pameran Foto Berkelanjutan
Ketua PWI Persiapan Karangasem, Ketut Parwata, mengatakan pameran tersebut menjadi momentum untuk merekam berbagai sisi Karangasem melalui karya fotografi.
Menurutnya, dokumentasi visual memiliki nilai penting karena dapat menjadi arsip sekaligus media untuk memperkenalkan perkembangan daerah kepada masyarakat.
PWI berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak fotografer dan jurnalis.
“Pameran foto ini menjadi bingkai untuk mengabadikan wajah Karangasem. Tahun depan, kami akan menghadirkan pameran foto yang lebih fokus pada karya jurnalistik atau foto jurnalistik,” ujarnya.
Kolaborasi PWI dan KPK Karangasem melalui pameran “Karangasem Agung” menjadi salah satu upaya memperkenalkan daerah melalui karya visual. Selain pariwisata, fotografi dapat mengangkat budaya, ekonomi kreatif, UMKM serta kehidupan masyarakat Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4505 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2320 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1960 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1591 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun