Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Koster Serahkan Remisi untuk 3.060 Warga Binaan di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebanyak 3.060 narapidana dan Anak Binaan di Bali mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemberian remisi tersebut disampaikan dalam Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan yang digelar di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). Dalam upacara tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto.
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Tema tersebut dinilai memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan. Kedaulatan, keadilan dan kemakmuran disebut sebagai tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupan.
173.706 Narapidana Terima Remisi Nasional
Pada 2026, pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia.
Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan warga binaan mengikuti proses pembinaan. Remisi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat proses reintegrasi sosial.
Kepada penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.
Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan dan bebas dari penyimpangan.
Jajaran Pemasyarakatan juga diminta memperkuat kolaborasi untuk membangun sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis dan berintegritas.
3.026 Warga Binaan Bali Telah Terima Remisi
Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival melaporkan, dari total 3.060 narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di Bali, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi.
Jumlah tersebut terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I serta 101 orang penerima RU II/PMPI II.
Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum. Rinciannya, 66 orang menerima RU I dan empat orang menerima RU II.
Pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan serta menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Lapas Kerobokan Luncurkan Program Bina Prima
Dalam kesempatan tersebut juga diluncurkan Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan. Program ini merupakan strategi pembinaan khusus bagi warga binaan setelah melakukan pelanggaran tata tertib.
Program Bina Prima berfokus pada evaluasi, konseling dan pembinaan karakter. Tujuannya agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan dapat kembali mematuhi aturan yang berlaku di dalam lapas.
Menteri juga menegaskan pentingnya memastikan tidak ada keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.
Upaya memperkuat integritas dan profesionalisme jajaran Pemasyarakatan diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. Upacara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2366 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1629 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun