Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Overstay 93 Hari, WNA Nigeria Dideportasi dari Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mendeportasi wanita asal Nigeria berinisial IO setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian dengan overstay selama 93 hari di Indonesia.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Novyandri, mengatakan IO masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 17 November 2025 menggunakan Visa Kunjungan. Izin tinggalnya berlaku hingga 15 Mei 2026, namun tidak diperpanjang maupun digunakan untuk meninggalkan Indonesia setelah masa berlakunya habis.
"Setiap orang asing wajib mematuhi batas waktu izin tinggal yang diberikan. Ketika izin tinggal berakhir, yang bersangkutan harus meninggalkan wilayah Indonesia atau mengajukan perpanjangan sesuai ketentuan," ujar Novyandri.
Selama berada di Bali, IO diketahui berpindah-pindah tempat tinggal di kawasan Canggu. Kepada petugas, ia mengaku menghabiskan waktu dengan berwisata ke pantai dan kafe serta berupaya mencari teman di Bali.
Ia juga mengaku tidak dapat pulang karena tidak memiliki cukup biaya untuk membeli tiket ke Nigeria.
Kasus tersebut terungkap setelah seorang teman IO melaporkannya kepada Polsek Kuta pada 13 Agustus 2026. Polisi kemudian mengamankan IO sebelum menyerahkannya ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai pada 16 Agustus 2026 untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan menetapkan IO melanggar ketentuan izin tinggal sehingga dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi. Selain itu, Imigrasi juga mengusulkannya masuk ke daftar penangkalan sesuai peraturan yang berlaku.
Novyandri menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing di Bali.
"Kami akan terus melakukan pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap orang asing yang melanggar ketentuan keimigrasian agar Bali tetap menjadi destinasi yang aman, tertib, dan kondusif," tegasnya.
IO dideportasi oleh Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai pada Selasa, 18 Agustus 2026, melalui penerbangan Qatar Airways QR961 rute Denpasar–Doha, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Lagos, Nigeria.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4593 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2405 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2059 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1657 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun