Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




6.200 Paket Gemarikan Badung Serap Ikan Pembudidaya Lokal

Sabtu, 22 Agustus 2026, 13:19 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Diskominfo Badung/6.200 Paket Gemarikan Badung Serap Ikan Pembudidaya Lokal.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tak hanya menyasar pemenuhan gizi masyarakat dan pencegahan stunting. Program tersebut sekaligus membuka pasar bagi pembudidaya dan pengolah ikan lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., mengatakan bahan baku paket olahan ikan dalam program Gemarikan berasal dari pembudidaya dan pengolah lokal.

Salah satunya melalui Kelompok Ikan Tunjung Putih yang berkolaborasi dengan kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Badung untuk memenuhi kebutuhan bahan baku paket Gemarikan.

"Sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal," katanya, Kamis (20/8/2026).

Paket Gemarikan yang disalurkan kepada masyarakat berisi berbagai produk ikan, mulai dari ikan nila, ikan lele hingga abon tuna. Produk tersebut berasal dari hasil budidaya dan olahan masyarakat lokal yang kemudian dimanfaatkan dalam program pemenuhan gizi serta pencegahan stunting.

2.000 Paket untuk Pencegahan Stunting

Untuk program pencegahan stunting, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan sepanjang 2026.

"Tahun ini, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Paket tersebut dibagikan dalam 10 tahap di 10 desa sasaran, dengan masing-masing desa mendapat 200 paket",ujarnya.

Paket tersebut menyasar kelompok yang membutuhkan asupan gizi tambahan, terutama ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

"Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," sambung Suardana.

Selain program pencegahan stunting, Dinas Perikanan Badung juga rutin menyalurkan paket olahan ikan setiap bulan. Sebanyak 350 paket disiapkan untuk balita yang membutuhkan peningkatan status gizi maupun yang berpotensi mengalami stunting.

Total 6.200 Paket Disalurkan

Jika seluruh kegiatan distribusi sepanjang 2026 digabungkan, jumlah paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai ribuan paket.

"Jika digabung dengan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang 2026, total paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai 6.200 paket," jelasnya.

Dengan jumlah tersebut, program Gemarikan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menciptakan ruang penyerapan hasil produksi pembudidaya dan pengolah ikan di Badung.

Skema tersebut membuat hasil budidaya seperti ikan nila dan lele serta produk olahan seperti abon tuna memiliki pasar melalui program pemerintah. Di sisi lain, masyarakat sasaran memperoleh produk ikan sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi dan pencegahan stunting

Bagi pembudidaya dan pengolah ikan lokal Badung, penyerapan produk melalui program Gemarikan menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan sektor perikanan daerah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Diskominfo Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami