Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Musim Kemarau, Tiga Kecamatan di Karangasem Terancam Kekeringan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem mulai menghadapi ancaman kekeringan. Berdasarkan pola kejadian pada tahun-tahun sebelumnya, sedikitnya tiga kecamatan dipetakan berpotensi mengalami kesulitan air bersih, yakni Kubu, Karangasem dan Abang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta, mengatakan pemetaan tersebut mengacu pada riwayat permohonan distribusi air bersih yang diajukan sejumlah desa pada musim kemarau sebelumnya.
“Ini berdasarkan permohonan pendistribusian air bersih untuk kelompok masyarakat dari tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan oleh beberapa perangkat desa di tiga kecamatan tersebut,” kata Sugiharta, Minggu (23/8/2026).
Di Kecamatan Abang, Desa Datah menjadi salah satu wilayah yang selama ini kerap mengalami persoalan ketersediaan air bersih. Sementara di Kecamatan Karangasem, Desa Seraya Timur termasuk wilayah yang rutin mengajukan bantuan distribusi air ketika kemarau berlangsung.
Kondisi lebih luas berpotensi terjadi di Kecamatan Kubu. Hampir sebagian besar wilayah di kecamatan tersebut disebut memiliki potensi terdampak kekeringan. Sejumlah desa yang tercatat paling rutin mengajukan distribusi air bersih antara lain Desa Ban, Tianyar dan Tianyar Tengah.
Mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kebutuhan air bersih, BPBD Karangasem telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan beberapa desa yang selama ini rutin melakukan permohonan pendistribusian air bersih. Jika ada masyarakat yang kesulitan air bersih untuk langsung bersurat,” ujarnya.
Kendati musim kemarau telah berlangsung, hingga Minggu (23/8/2026), BPBD Karangasem belum menerima permohonan pendistribusian air bersih dari masyarakat.
Meski demikian, BPBD Karangasem memastikan kesiapan untuk menyalurkan bantuan apabila permintaan mulai diajukan. Masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dapat melapor melalui pemerintah desa masing-masing untuk diteruskan secara resmi kepada BPBD.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih, bisa langsung ke kantor desa. Nanti pihak desa yang bersurat secara resmi ke BPBD untuk pendistribusiannya,” pungkas Sugiharta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4641 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2448 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1136 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun