Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
DPR Apresiasi Evakuasi Penyelamatan Penumpang KMP Putri Yasmin
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Proses penyelamatan penumpang dalam insiden kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok mendapat apresiasi dari anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono.
Bambang menilai sistem keselamatan kapal telah berjalan sehingga sebagian besar penumpang dapat dievakuasi dan diselamatkan dalam insiden tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Bambang saat melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, dari sisi kelayakan, KMP Putri Yasmin sebelumnya telah memenuhi berbagai persyaratan keselamatan. Hal tersebut mencakup kondisi badan kapal, permesinan, peralatan keselamatan hingga sumber daya manusia.
Ia bahkan menilai awak kapal patut mendapatkan penghargaan atas upaya penyelamatan penumpang saat kebakaran terjadi.
“Putri Yasmin ini patut mendapatkan penghargaan. Mereka bisa melakukan penyelamatan itu dengan menyiapkan life jacket, semuanya siap,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat, kapal juga sempat mengeluarkan liferaft serta perangkat keselamatan lainnya. Bambang menyebut peralatan tersebut berfungsi dan dapat digunakan dalam proses evakuasi penumpang.
Ia menjelaskan, penerapan keselamatan di kapal juga mengacu pada International Safety Management (ISM) Code, yang mengatur manajemen keselamatan dalam operasional pelayaran.
Menurut Bambang, setelah seluruh perangkat keselamatan disiapkan dan penumpang menggunakan jaket keselamatan maupun masuk ke alat keselamatan, proses penyelamatan selanjutnya menjadi tanggung jawab tim penyelamat.
“Begitu kapal sudah menyiapkan itu semua, liferaft dan sebagainya, termasuk life jacket, kemudian penumpang masuk ke laut, itu tugas tim penyelamat,” katanya.
Bambang juga memberikan apresiasi kepada kapal-kapal yang terlibat dalam proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin.
Sejumlah kapal, termasuk kapal milik warga, turut bergerak membantu menyelamatkan penumpang meski harus menghadapi kondisi laut yang tidak mudah.
Menurut Bambang, kapal-kapal yang ikut dalam proses penyelamatan tersebut layak mendapatkan penghargaan karena telah menjalankan tugas kemanusiaan secara maksimal.
Ia menilai keberhasilan proses evakuasi menjadi hal penting mengingat penumpang yang berada di laut dalam waktu lama menghadapi risiko keselamatan yang serius.
Karena itu, evaluasi pascakecelakaan tetap perlu dilakukan untuk mengetahui berbagai hal yang perlu diperbaiki. Namun, evaluasi tersebut diharapkan tidak mengabaikan pihak-pihak yang telah menjalankan prosedur keselamatan serta membantu menyelamatkan para penumpang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4619 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2426 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2078 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1680 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1120 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun