Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Subsidi Ngaben Massal Rp1 Juta per Sawa di Buleleng Sudah Sasar 6 Desa Adat
BERITABALI.COM, BULELENG.
Program subsidi ngaben massal yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mulai berjalan dan telah menyasar enam desa adat. Melalui program tersebut, Pemkab Buleleng memberikan bantuan sebesar Rp1 juta untuk setiap sawa yang mengikuti ngaben massal.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan subsidi ngaben massal menjadi salah satu program prioritas selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna.
"Itu sudah berjalan tahun ini. Sudah kami luncurkan. Jadi kita membantu masing-masing Rp1 juta untuk satu sawa," kata Sutjidra, Minggu (23/8).
Sejauh ini, program subsidi tersebut telah berjalan di enam desa adat di Kabupaten Buleleng. Beberapa di antaranya yakni Desa Adat Tambakan dan Desa Adat Depeha. Sementara itu, Desa Adat Temukus dijadwalkan menjadi salah satu sasaran program pada pekan depan.
Sutjidra mengatakan program subsidi tersebut terbuka bagi seluruh desa adat di Buleleng yang melaksanakan ngaben massal. Desa adat yang ingin mendapatkan bantuan harus terlebih dahulu mengajukan usulan kepada Pemkab Buleleng.
" Tidak ada jumlah maksimal. Pokoknya jika ada ngaben massal di desa adat, satu sawa dapat Rp1 juta," ujarnya.
Anggaran program disiapkan dengan mempertimbangkan jumlah desa adat yang ada di Kabupaten Buleleng. Saat ini terdapat 169 desa adat di wilayah tersebut.
"Jadi per tahun itu menyasar sekitar seperempat atau seperlima dari total desa adat," terangnya.
Dengan skema tersebut, pelaksanaan subsidi dilakukan secara bertahap setiap tahun dengan menyesuaikan jumlah desa adat yang menggelar ngaben massal dan mengajukan usulan kepada pemerintah daerah.
Sutjidra menegaskan bantuan Rp1 juta tersebut secara khusus diperuntukkan bagi sawa yang mengikuti pelaksanaan ngaben massal.
Subsidi tidak diberikan untuk pelaksanaan upacara ngerapuh. "Sawa yang diprateka saja. Yang diaben massal," tegasnya.
Program subsidi ngaben massal ini menjadi salah satu upaya Pemkab Buleleng untuk mendukung pelestarian budaya dan warisan leluhur sekaligus memperkuat peran desa adat dalam pelaksanaan tradisi dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1461 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1231 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 679 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 570 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 542 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung