Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Bulfest 2026 Aman, Polisi: Nihil Laporan Copet
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2026 selama enam hari di Kabupaten Buleleng berlangsung aman dan kondusif. Hingga festival berakhir, Polres Buleleng mencatat belum menerima laporan terkait kehilangan maupun aksi pencopetan selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan, pengamanan Bulfest 2026 melibatkan sebanyak 600 personel. Mereka ditempatkan di sejumlah lokasi, mulai dari area kegiatan, akses masuk hingga titik-titik yang dinilai membutuhkan pengawasan.
“Secara umum situasinya sangat kondusif dan sangat aman. Sampai hari ini kami belum terima laporan adanya copet, adanya kehilangan kendaraan bermotor, dan sebagainya,” kata AKBP Ruzi saat ditemui, Senin (24/8).
Menurutnya, kondisi keamanan tersebut tidak terlepas dari koordinasi dan sinergi berbagai unsur yang terlibat dalam pengamanan. Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Linmas, Pecalang serta masyarakat adat.
Kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan di sekitar panggung utama dan lokasi festival, tetapi juga mencakup kawasan parkir. Peran masyarakat adat turut membantu menciptakan situasi yang aman dan tertib selama ribuan warga dan pengunjung mendatangi Bulfest.
AKBP Ruzi menilai sinergi lintas sektor tersebut penting untuk terus dipertahankan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan besar di Buleleng. Ia juga mengapresiasi respons masyarakat maupun tamu yang menilai pengamanan selama Bulfest berjalan dengan baik.
Mengenai aktivitas moshpit saat penutupan Bulfest pada Minggu (23/8), polisi tidak melakukan pembatasan secara keseluruhan. Aktivitas tersebut dinilai sebagai bagian dari euforia penonton selama menikmati pertunjukan.
Namun, pengunjung yang dinilai berpotensi menimbulkan keributan langsung diamankan ke pos penjagaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar situasi tidak berkembang dan mengganggu rangkaian festival.
"Yang melakukan mosphit tidak kami proses secara pidana. Hanya kami amankan ke pos jaga, agar tidak terjadi keributan. mencegah situasi berkembang dan mengganggu jalannya Bulfest," jelasnya.
Meski belum menerima laporan kehilangan maupun pencopetan hingga hari terakhir, Kapolres tetap meminta masyarakat tidak lengah. Warga yang mengalami atau menemukan dugaan tindak pidana selama kegiatan diharapkan segera melaporkannya kepada petugas.
“Kalaupun ada, ya laporlah. Kita siap tindak lanjuti,” katanya.
AKBP Ruzi berharap kegiatan seperti Bulfest dapat terus diselenggarakan dengan kondisi keamanan yang terjaga. Selain menjadi ruang hiburan dan apresiasi seni budaya, kegiatan tersebut dinilai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Buleleng, khususnya pelaku UMKM.
Menurutnya, semakin banyak kegiatan yang digelar dengan pengamanan yang baik, semakin besar pula peluang terjadinya perputaran ekonomi di Kabupaten Buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4646 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2449 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1705 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1136 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun