Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Turis Britania Raya Tewas Misterius di Vila Kerobokan, 50 Bungkus Serbuk Putih Disita

Senin, 31 Agustus 2026, 19:07 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Turis Britania Raya Tewas Misterius di Vila Kerobokan, 50 Bungkus Serbuk Putih Disita.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Turis asal Britania Raya berinisial RY (24) ditemukan tewas di sebuah vila di Jalan Taman Mertanadi, Lingkungan Taman, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Sabtu (29/8/2026) malam.

Kematian turis tersebut menjadi perhatian kepolisian setelah petugas menemukan 50 bungkus plastik berisi serbuk putih di dalam kamar vila yang ditempati korban. Polisi juga menemukan sejumlah peralatan, di antaranya mesin press, timbangan elektrik dan blender.

Namun, hingga kini belum diketahui jenis dan kandungan serbuk putih tersebut. Satresnarkoba Polres Badung telah mengamankan barang temuan untuk menjalani pemeriksaan dan uji laboratorium.

"Serbuk putih itu masih dilakukan uji laboratorium guna mengetahui jenis dan kandungan serbuk tersebut," ungkap Ps Sihumas Polsek Kuta Utara Aiptu I Wayan Seloka, kepada awak media, pada Senin 31 Agustus 2026.

Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas kasur dengan tubuh sudah kaku. Pada bagian mulut korban ditemukan serbuk putih bercampur darah.

Korban sebelumnya terakhir terlihat sekitar pukul 03.00 Wita. Pada pagi harinya, rekan security vila yang bertugas pada shift pagi menyampaikan kepada I Nyoman Gede Armawan (40) bahwa RY tidak terlihat keluar dari kamar. Armawan kemudian mencoba menghubungi korban melalui pesan singkat. Namun, pesan tersebut tidak mendapatkan respons.

Sekitar pukul 20.00 Wita, manager vila Ni Nyoman Restini meminta Armawan mengecek kondisi korban. Armawan kemudian mendatangi kamar RY dan mengetuk pintu, tetapi tidak mendapat respons.

"Curiga terjadi sesuatu, saksi lalu menghubungi pecalang setempat untuk meminta bantuan mendampinginya membuka pintu kamar korban," beber Aiptu I Wayan Seloka.

Pintu kamar akhirnya dibuka menggunakan kunci duplikat. Armawan terkejut melihat korban sudah terlentang di atas kasur dalam kondisi tubuh kaku.

Pecalang kemudian menghubungi kepolisian. Personel Polsek Kuta Utara bersama Tim Identifikasi Polres Badung dan petugas medis Puskesmas Kuta Utara mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Polisi memasang garis polisi, meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mulut Korban Ditemukan Serbuk Putih

Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Kuta Utara menunjukkan korban telah dalam kondisi kaku dan terdapat lebam mayat. Mata korban juga sudah tidak memiliki refleks terhadap cahaya.

"Pada sekitar mulut korban ditemukan serbuk putih bercampur darah. Dokter memperkirakan korban telah meninggal lebih dari lima jam," bebernya.

Sementara berdasarkan pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Badung, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur. Saat ditemukan, korban mengenakan baju hitam, celana pendek hitam dan kaos kaki.

Selain serbuk putih bercampur darah yang ditemukan di sekitar mulut, terdapat pula cairan yang keluar dari bagian kelamin korban. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi kamar vila tempat korban ditemukan juga dalam keadaan berantakan.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di kamar korban. Barang tersebut antara lain dua buah kunci inggris, dua set kunci L, sebuah blender merek Klaz, timbangan elektrik, mesin press hidrolik, mesin vakum plastik, 18 botol suplemen NOW Inositol 500 miligram dan sebuah saringan tepung.

Polisi juga menemukan dua koper di dalam kamar korban. Setelah diperiksa, koper pertama berisi 24 bungkus plastik berisi serbuk putih. Sementara koper kedua berisi 26 bungkus plastik berisi serbuk putih.

"Sehingga total ditemukan 50 bungkus plastik berisi serbuk putih. Seluruh barang temuan tersebut diamankan Satresnarkoba Polres Badung untuk dilakukan pemeriksaan dan uji laboratorium, guna mengetahui jenis dan kandungan serbuk putih tersebut," terangnya.

Temuan serbuk putih dan sejumlah peralatan tersebut masih didalami kepolisian. Dugaan bahwa lokasi tersebut berkaitan dengan peracikan bahan yang diduga narkoba juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan penyelidikan lebih lanjut.

Setelah proses identifikasi di lokasi selesai, jenazah RY dievakuasi menggunakan ambulans jenazah BPBD Badung dan dibawa ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami