Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Putu Gde Novyartha Pimpin PN Denpasar, Prioritaskan Perkara Korupsi juga Judol

Selasa, 1 September 2026, 14:19 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Putu Gde Novyartha Pimpin PN Denpasar, Prioritaskan Perkara Korupsi juga Judol.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Putu Gde Novyartha, S.H., M.Hum., resmi menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menggantikan Dr. Iman Luqmanul Hakim, S.H., M.Hum. Pergantian tersebut ditandai dengan pelantikan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama PN Denpasar, Selasa (1/9/2026).

Sebelumnya, Novyartha merupakan hakim di PN Denpasar. Setelah mengucapkan sumpah jabatan, ia menyatakan komitmennya menjaga integritas sekaligus membangun kepercayaan masyarakat Bali terhadap lembaga peradilan.

"Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa diberi kesempatan untuk bisa mengabdi di Pengadilan Negeri Denpasar. Saya mohon dukungan rekan-rekan wartawan, kita terus menjaga integritas, membangun kepercayaan masyarakat Bali khususnya pada Pengadilan Negeri Denpasar," ucapnya.

Sebagai ketua yang baru, Novyartha mengatakan akan melanjutkan sejumlah program yang telah dirintis kepemimpinan sebelumnya. Program tersebut antara lain pembangunan zona integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), pencapaian predikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP), serta peningkatan nilai akreditasi penjaminan mutu pengadilan agar memperoleh predikat unggul.

Di tengah agenda tersebut, penanganan perkara tindak pidana korupsi menjadi salah satu tantangan PN Denpasar. Novyartha mengungkapkan perkara yang dilimpahkan kejaksaan ke PN Denpasar mengalami peningkatan. Bahkan, dalam kondisi tertentu jumlah perkara yang masuk dalam sehari dapat mencapai 12 perkara.

"Mudah-mudahan ke depannya kita bisa tangani dengan lebih baik, karena korupsi kayaknya sekarang semakin meningkat. Perkara limpah kejaksaan aja, sehari sudah masuk 12," ujarnya.

Novyartha menegaskan komitmennya untuk menjaga proses peradilan tetap berintegritas dan menegakkan keadilan tanpa transaksi dalam persidangan.

Ia juga menyoroti persoalan waktu persidangan yang terkadang berlangsung hingga larut malam, terutama dalam perkara tindak pidana korupsi. Untuk mengatasinya, PN Denpasar akan mendorong persidangan dimulai tepat waktu pada pukul 09.00 WITA.

Selain itu, hari Jumat juga dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan tunggakan perkara sehingga persidangan perkara tipikor tidak perlu berlangsung hingga tengah malam.

Tak hanya perkara korupsi, Novyartha menyebut perjudian online menjadi salah satu perkara pidana yang kini banyak ditangani. Perhatian khusus diberikan terhadap kasus judi online yang melibatkan warga negara asing.

"Sekarang yang marak kali ini perjudian online, yang orang asing mungkin banyak semakin marak. Orang-orang kita juga makin pintar ikut terlibat dalam perjudian luar negeri," ujarnya.

Penanganan perkara judi online tersebut menjadi salah satu prioritas PN Denpasar di bawah kepemimpinan Novyartha.

Sementara itu, mantan Ketua PN Denpasar Dr. Iman Luqmanul Hakim, S.H., M.Hum., yang kini menjabat Wakil Ketua PN Jakarta Barat, berharap program-program yang telah berjalan dapat diteruskan oleh penggantinya.

Iman menilai Novyartha memiliki kapasitas dan integritas yang baik untuk melanjutkan agenda yang masih belum tuntas di PN Denpasar.

Salah satu agenda yang masih berjalan adalah penilaian Sistem Manajemen Anti-Penyuapan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Tahun ini PN Denpasar masuk dalam tahap evaluasi ulang.

Selain SMAP, PN Denpasar juga tengah menjalani proses penilaian akreditasi penjaminan mutu untuk pengadilan negeri kelas 1A. Hingga pelantikan ketua baru, hasil penilaian tersebut belum diumumkan.

"Yang menilai adalah Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Pengadilan Negeri Denpasar tahun ini masuk tahap evaluasi ulang. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik, mudah-mudahan nanti Putu Gde Novyartha bisa melanjutkan hal itu," kata Iman.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami