Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pasca-Kebakaran Jalan Nakula, Pemkot Denpasar Perkuat Penanganan Korban

Rabu, 2 September 2026, 19:28 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkot Denpasar/Pasca-Kebakaran Jalan Nakula, Pemkot Denpasar Perkuat Penanganan Korban.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Kota Denpasar memperkuat penanganan warga terdampak kebakaran di Jalan Nakula, Desa Pemecutan Klod. Selain memastikan proses pemadaman berjalan maksimal, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikerahkan untuk menangani kebutuhan korban.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta OPD terkait. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, bantuan logistik, makanan hingga pendampingan psikososial.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala, terutama terhadap warga yang terdampak paparan asap selama kebakaran. Sementara Dinas Sosial terus melakukan pendataan terhadap warga terdampak, termasuk mereka yang memilih mengungsi sementara di rumah kerabat.

Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat dan tidak ada warga terdampak yang luput dari perhatian pemerintah.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Gusti Ayu Laxmy Saraswati, didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial I Gusti Ketut Sudiatmika, mengatakan sebanyak 85 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak dalam kebakaran tersebut.

“Pada tahap awal semua warga terdampak telah dievakuasi. Meski warga terdampak merupakan warga luar Denpasar, bantuan kemanusiaan tentu tetap kami jalankan terhadap musibah yang terjadi,” ujar Laxmy.

Dinas Sosial saat ini masih melakukan asesmen dan pemutakhiran data untuk mengetahui jumlah warga terdampak yang berasal dari dalam maupun luar Bali. Hasil asesmen akan menjadi dasar penentuan penanganan lanjutan bagi para korban.

“Dari hasil asesmen nantinya, untuk warga yang tidak memiliki penunjukan di Denpasar, kami akan pulangkan ke daerah asal,” jelasnya.

Sementara itu, Sudiatmika mengatakan bantuan kebutuhan dasar telah disalurkan kepada warga terdampak. Pada Selasa (1/9), bantuan awal berupa matras dan kebutuhan dasar diberikan kepada warga yang mengungsi.

Bantuan juga datang dari masyarakat dalam bentuk sembako dan pakaian layak pakai. Dinas Sosial turut menyalurkan family kit untuk kebutuhan balita, alas tidur, selimut dan sejumlah kebutuhan dasar lainnya.

Penanganan korban juga mencakup pendampingan psikososial. Pemkot Denpasar tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga membantu pemulihan kondisi psikologis warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

Pemadaman Masih Berlangsung

Di sisi lain, proses pemadaman kebakaran di Jalan Nakula masih berlangsung hingga Rabu (2/9) siang. Petugas menghadapi titik api yang berada di bawah tumpukan puing dan sampah.

Untuk menjangkau titik api tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar mendatangkan tiga unit ekskavator untuk melakukan penggarukan material.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, mengatakan ekskavator dibutuhkan agar petugas dapat menjangkau sumber api yang berada di bagian bawah tumpukan.

“Tanpa ekskavator kita sulit memadamkan api yang di bawah tumpukan sampah. Seberapa besar kita semprot dari atas, apinya tidak akan kena. Kecuali kita garuk ekskavator baru kita semprot,” katanya.

Teknik penggarukan menggunakan ekskavator sebelumnya juga diterapkan dalam penanganan kebakaran di TPA Suwung. Cara tersebut dinilai lebih efektif untuk memastikan titik api di bawah tumpukan material dapat dijangkau dan dipadamkan.

Tirana memperkirakan apabila proses penggarukan berjalan sesuai rencana, api dapat benar-benar padam pada Kamis (3/9) pagi. Saat ini titik api disebut telah berkurang dan sebagian besar yang terlihat hanya berupa asap.

Sebanyak sembilan unit armada Damkar Kota Denpasar masih dikerahkan dalam penanganan kebakaran. Jumlah tersebut berkurang dari sebelumnya 12 unit. Selain itu, tiga unit armada Damkar Kabupaten Badung turut diperbantukan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami