Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Drone Misterius Intai Gobleg, Warga Kaitkan dengan Maraknya Pencurian

Kamis, 3 September 2026, 15:33 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/ Drone Misterius Intai Gobleg, Warga Kaitkan dengan Maraknya Pencurian.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Warga Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, dibuat resah oleh kemunculan drone misterius yang terbang pada malam hingga dini hari. Drone tersebut beberapa kali terlihat melintas di atas rumah warga sehingga menimbulkan dugaan masyarakat sedang diawasi.

Perbekel Gobleg, I Made Separsa mengatakan, penerbangan drone mulai marak terjadi sekitar sepekan terakhir. Drone biasanya terlihat mulai pukul 22.30 hingga sekitar 03.00 Wita.

“Beberapa kali saya pantau terbang di atas rumah warga. Kami merasa seperti sedang diintai," keluhnya, saat dikonfirmasi Kamis (3/9).

Menurut Separsa, drone yang diterbangkan tidak hanya satu. Beberapa kali warga melihat dua drone terbang dengan jarak yang berjauhan.

Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin resah karena hingga kini belum diketahui tujuan penerbangan maupun pihak yang menerbangkan drone tersebut.

“Motifnya juga tidak tahu, siapa yang menerbangkan juga tidak tahu. Masyarakat merasa resah, merasa terintai,” katanya.

Keresahan warga bertambah karena sejak kemunculan drone tersebut, sejumlah kasus kehilangan juga terjadi di Desa Gobleg. Kasus itu antara lain hilangnya ayam aduan hingga pembobolan villa.

Namun, Separsa menyebut hanya sebagian kecil warga yang memilih melaporkan kasus kehilangan tersebut kepada polisi.

“Bukan saya mengatakan drone ini jadi pemicu. Ini analisa kami saja, mengingat sejak ada intaian drone itu, kasus pencurian marak terjadi di desa kami. Warga kehilangan satu atau dua ekor ayam. Tapi kalau dijumlahkan, totalnya sudah mencapai puluhan ekor," terangnya.

Kemunculan drone misterius tersebut juga disebut mulai meluas ke wilayah Munduk dan Pedawa. Warga bahkan sempat berupaya menembak drone menggunakan senapan angin.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran drone terbang cukup tinggi dan dapat berpindah ke wilayah lain.

Separsa mengaku persoalan tersebut telah disampaikan kepada kepolisian, termasuk ketika dirinya mengikuti pertemuan dengan Polda Bali beberapa waktu lalu.

“Pak Kapolsek sudah sempat turun langsung untuk memantau. Namun hingga saat ini memang belum diketahui siapa penerbangnya," jelasnya.

Sambil menunggu hasil penyelidikan kepolisian, Separsa mengimbau warga Desa Gobleg untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga barang berharga di rumah masing-masing.

Ia juga meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri terhadap keberadaan drone misterius tersebut dan menyerahkan penanganannya kepada kepolisian.

“Kamu menunggu arahan dari kepolisian. Mereka yang mempunyai kewenangan. Kalau kita di desa hanya mengantisipasi saja sifatnya,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami