Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Target Pendapatan Perubahan APBD 2026 Dirancang Naik Rp179,83 Miliar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memaparkan usulan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 serta Rancangan APBD 2027 dalam Sidang Paripurna ke-15 DPRD Kota Denpasar, Kamis (10/9).
Sidang yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan diikuti 37 anggota DPRD dari berbagai fraksi.
Dalam pemaparannya, Jaya Negara menjelaskan penyusunan kedua rancangan anggaran tersebut mengacu pada hasil pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) KUA-PPAS Perubahan 2026 pada 12 Agustus 2026 dan KUA-PPAS 2027 pada 28 Juli 2026.
Penyusunan anggaran juga disesuaikan dengan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2026.
"Penyusunan ini sudah memperhatikan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, baik menyangkut pendapatan, belanja, maupun pembiayaan daerah," ujar Jaya Negara.
Untuk Rancangan Perubahan APBD 2026, target Pendapatan Daerah Kota Denpasar mengalami kenaikan Rp179,83 miliar menjadi Rp3,26 triliun lebih. Kenaikan terbesar berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bertambah Rp178,73 miliar sehingga menjadi Rp2,22 triliun lebih.
Di sisi lain, Belanja Daerah juga mengalami peningkatan sebesar Rp262,40 miliar menjadi Rp3,90 triliun lebih. Kenaikan pendapatan dan belanja tersebut membuat Perubahan APBD 2026 Kota Denpasar mengalami defisit.
"Dari perhitungan tersebut, dapat disebutkan defisit Perubahan APBD 2026 tercatat Rp644,73 miliar lebih. Defisit akan ditutup melalui Penerimaan Pembiayaan dari SiLPA Tahun 2025," ujar Jaya Negara.
Sementara itu, untuk Rancangan APBD 2027, Pendapatan Daerah Kota Denpasar ditargetkan mencapai Rp2,89 triliun lebih.
Belanja Daerah pada tahun yang sama dirancang sebesar Rp3,35 triliun lebih. Dengan demikian, terdapat defisit sekitar Rp459,63 miliar lebih. Defisit dalam rancangan anggaran tersebut direncanakan ditutup melalui Pembiayaan Daerah.
"Belanja Tahun 2027 kami susun dengan pendekatan prestasi kerja yang berorientasi pada pencapaian hasil, untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran," kata Jaya Negara.
Jaya Negara berharap proses pembahasan bersama DPRD Kota Denpasar dapat menghasilkan penyempurnaan terhadap rancangan anggaran yang telah disampaikan pemerintah daerah.
Ia juga meminta masukan dan koreksi konstruktif dari DPRD agar APBD yang ditetapkan nantinya dapat mendukung keberlanjutan pembangunan Kota Denpasar.
“Saya mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5840 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan